Search

Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Kejari Situbondo Musnahkan Barang Bukti

Kajari Situbondo memusnahkan barang bukti tindak pidana umum di halaman depan Kajari Situbondo. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Memperingati hari anti korupsi sedunia tahun 2019, Kejaksanaan Negeri (Kejari) Situbondo, memusnahkan barang bukti tindak pidana umum yang telah memiliki  kekuatan hukum tetap (Inkrah), Senin (9/12/2019). Barang bukti yang dimusnahkan itu merupakan sitaan perkara mulai awal   Januari – Nopember  2019.

Kegiatan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum,   dilaksanakan di halaman  depan  Kantor Kejari Situbondo. Dilakukan secara bersama-sama Kajari Nur Salmet, Wakapolres Situbondo Kompol Iswahab, ketua Pengadilan Negeri (PN) Situbondo dan Alip Purnomo kepala Rutan Situbondo.

Sejumlah barang bukti tindak pidana umum yang  dimusnahkan pada peringatan  hari anti korupsi sedunia Tahun 2019. Antara  lain   77 karung kerang sisir bundar, 40 karung kerang susur bundar.

Selain itu, sebanyak  24 bungkus serbuk bahan peledak  seberat 50 gram, 10 bendel sumbu bahan peledak,  satu bungkus plastik, pisau dan sarungnya,  sembilan  sabit, satu  kapak,  satu  lembar kertas rekapan, togel, puluhan gram narkoba jenis Sabu-sabu, dan barang bukti ribuan butir obat, dan ribuan jamu tanpa izin yang siap edar.

Kepala Kejari Situbondo Nur Slamet mengatakan, pihaknya sengaja memusnahkan sejumlah barang bukti pada  momen peringatan hari anti korupsi sedunia Tahun 2019. Sedangkan barang bukti tersebut merupakan sitaan dari sejumlah  perkara yang ditangani kejaksaan  sejak awal Januari hingga akhir Nopember    2019.“Sejumlah barang bukti yang dimusnahkan tersebut sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah,”ujar Nur Slamet.

Menurutnya, kegiatan  pemusnahan terhadap sejumlah  barang bukti dilakukan, karena jaksa merupakan satu-satunya eksekutor barang bukti terhadap perkara yang telah inkrah. Baik perkara tindak pidana umum maupun tindak pidana khusus, seperti barang bukti korupsi. Semuanya harus dimusnahkan.

”Sesuai dengan amanah  KUHP  Undang-undang nomor  08 tahun 1981, jaksa merupakan  satu-satunya eksekutor dan  harus memusnahkan semua  barang bukti,  yang telah memiliki kekuatan tetap atau inkrah,” pungkasnya.(fat)




Loading Facebook Comments ...