Search

Permainan Karambol Hidup Lagi Selama Bulan Ramadhan di Negara Arab

Permainan karambol dimasa lalu dikalangan penduduk hijaz menyatukan keluarga dan tetangga kumpul bersama/ Al Arabiya
Permainan karambol dimasa lalu dikalangan penduduk hijaz menyatukan keluarga dan tetangga kumpul bersama/ Al Arabiya

Uni Emirat Arab, reportasenews.com – Permainan papan Carrom (di Indonesia disebut karambol) adalah salah satu permainan paling populer yang menjadi jenis permainan tradisional di wilayah Hijaz, Arab Saudi ini telah menyebar luas dan jauh melintasi kawasan Teluk Arab. Permainan ini akan kembali muncul dimainkan saat di bulan Ramadhan.

Meski berasal dari India, permainan ini adalah game paling populer di Hijaz dan pantai Teluk Arab. Ini telah menjadi bagian dari tradisi dan warisan.

Popularitas permainan meningkat di bulan Ramadhan, saat orang tetap terjaga di malam hari dan punya banyak waktu untuk memainkannya. Atau dimainkan saat sore hari menunggu buka puasa.

Toko dan kafe banyak menyediakan papan karambol kepada pelanggan mereka. Pelanggan bisa datang menikmati makanan sambil bermain karambol.

Game ini terdiri dari papan kayu dengan empat kantong kecil di sudutnya. Ada sebuah lingkaran di tengahnya, dengan koin berbentuk lingkaran dengan warna hitam dan putih yang ditempatkan bersebelahan disamping satu sama lain. Dua atau empat pemain bisa memainkan game ini. Mereka mengambil potongan-potongan striker pada gilirannya untuk mendorong koin ke dalam lubang kantong sudut dengan pantulan.

Carrom adalah permainan menghibur yang dimainkan kebanyakan di bulan Ramadhan, terutama di pinggiran kota. Pemain harus duduk bersila dan kemampuan para pemain diukur sesuai dengan sasarannya. Koin merah adalah yang paling dikejar dalam game ini karena bernilai masing-masing 50 poin.

Dalam wawancara dengan Al Arabiya, peneliti sosial Khaled al-Awfi mengatakan bahwa kaum muda tertarik pada permainan lawas selama bulan suci Ramadhan. Mereka lebih suka hidup dengan kenangan masa lalu yang ada dalam game lawas.

Dia mencatat bahwa Ramadhan membantu menghidupkan kembali permainan memorabilia zaman dulu, yang memiliki peran utama dalam mengumpulkan keluarga dan teman, tidak seperti permainan elektronik saat ini yang mempromosikan individualisme.

Al-Awfi mengatakan bahwa Carrom adalah permainan spontan yang membantu kaum muda di tingkat sosial. Turnamen Carrom adalah kesempatan untuk bertemu dan mempromosikan solidaritas dan toleransi di lingkungan sekitar. Ini membantu dalam mengembangkan hubungan antara individu dan masyarakatnya. (Hsg)




Loading Facebook Comments ...