Search

Pilkada Paniai Kondusif, Kapolda Papua Ucapkan Terimakasih Kepada Masayarakat Paniai

 Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli amar. ( foto : riy ) 
 Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli amar. ( foto : riy ) 
Jayapura, reportasenews.com – Akhirnya Selesai sudah Polemik Pilkada Paniai dan telah melahirkan pemimpin baru di kabupaten paniai.
Situasi Kamtibmas selama pelaksanaan pemungutan suara hingga pleno rekapitulasi suara dalam Pilkada Paniai bersangsung dengan kondusif. Atas hal tersebut, Kepala kepolisian Daerah Papua, Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar menyampaikan termakasihnya kepada tokoh masyarakat dan toko agama serta seluruh elemen masayarakat Kabupaten Paniai.
Ucapan terimakasih ini disampaikannya usai pelaksanaan Rapat Pleno Perhitungan Suara yang dilaksanakan oleh KPU Paniai, yang berakhir dengan lancar dan damai, Sabtu (28/9) lalu. Kapolda mengharapkan masyarakat Paniai agar tetap merawat persatuan serta menjaga Kamtibmas yang kondusif, pasca penetapan suara dalam rapat pleno tersebut.
“Rekaiptusi dilaksanakan dari Jumat (27/7) sejak pukul 12.30 hingga 18.00 Wit, dan selesai 20 distrik. kemudian Sabtu (28/7) siang setelah 3 distrik lagi logistiknya sampai di Paniai dan dilaksanakan perhitungan dalam rekapitusai, sekitar pukul 19.00 Wit rekapitulasi pemungutan suara Pilkada Paniai selesai. Dan telah ditetapkan jumlah suara masing-masing kandidat Paslon Bupati oleh KPU. Semuanya bersalngsung aman dan Kondusif,” ugkap Boy Rafli.
Kapolda menjelaskan, pihaknya sangat serius mengawal pelaksanaan Pilkada Paniai yang dilaksanakan pada 25 Juli lalu. Bersama Gubernur Papua Mayjen (purn) TNI Soedarmo, Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI George E. Supit, Kepala BIN Papua dan unsur Korpinda setempat, mereka langsung memantau pelaksanaan pemungutan suara ke TPS di berbagai distrik di Paniai. Untuk wilayah yang agak sulit di jangkau, mereka menggunakan helikopter bersama rombongan. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan Pilkada Damai di Kabupaten Paniai yang terakhrir kali melaksanakannya, setelah sempat diundur pada 27 Juni lalu, akibat faktor administrasi di dalam internal pihak penyelenggara pemilu di daerah tersebut (KPU).
Dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama pelakasanaan Pilkada di Paniai, Kapolda menugaskan sebanyak 1011 personil kepolisian dari unsur BKO Brimob Mabes Polri, Personil Polda Papua, BKO Polda Papua Barat, serta pergeseran persnonil dari beberapa Polres yang ada di Pengunungan Tengah. Lima Pejabat Utama Mapolda Papua juga turun ke Paniai guna memantau situasi Kambtibmas di lapangan, serta melakukan kunjungan tali asih bagi masayarakat lokal di sepanjang lokasi yang dilaluinya.
Jenderal Polisi bintang dua asal Padang, Sumatera Barat ini pun berpesan, bagi siapa pun dari pihak Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati paniai yang ditetapkan menang dalam rapat pleno perhitungan suara oleh KPU Paniai, agar tidak merayakan kemenangannya dengan euforia yang berlebihan, demi kelangsungan Kambtibmas yang aman dan damai. Bagi yang belum beruntung, lanjutnya, agar bersabar dan lapang dada, sebab masih ada kesempatan lagi pada lima tahun yang akan datang dalam merintis perjuangan yang mulia untuk masyarakat  Kabupaten Paniai.
Ia pun berharap agar tidak terjadi pengerahan massa pasca penetapan Paslon Bupati yang menang. Bila ada yang belum terima atas putusan KPU berdasarkan temuan hal-hal yang dianggap terjadi kecurangan, dipersilahkan untuk membawanya ke ranah hukum. Namun, tidak dengan cara-cara yang melanggar hukum.
“Saya menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya bagi seluruh elemen masyarakat yang ada di Paniai atas pelaksanaan Pilkada yang kondusif. Mari kita sama-sama menjaga Kamtibmas untuk mewujudkan demokrasi yang semakin maju khusunya di Kabupaten paniai. Kasih adalah dasar dari segalanya. Siapapun yang menang kita harapkan dapat membawa kemajuan pembangunan dan kesejahteraan bagi masyarakat Paniai yang bermartabat. Terlebih, membawa kedamaian,” tutupnya. (Riy)



Loading Facebook Comments ...