Search

Pilkada Situbondo Tahun 2020, KPU Situbondo Akan Gandeng Dinkes 

Marwoto, ketua KPU Kabupaten Situbondo . (foto:fat)
Marwoto, ketua KPU Kabupaten Situbondo . (foto:fat)
Situbondo,reportasenews.com – Pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Situbondo tahun 2020 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Situbondo akan menggandeng seluruh Puskesmas, agar para anggota Kelompok Penyekenggara Pemungutan Suara (KPPS)  yang bertugas diperiksa secara intensif.
Ketua KPU Kabupaten Situbondo Marwoto mengatakan, pihaknya sengaja menggandeng seluruh Puskesmas pada pelaksanaan Pilkada  Situbondo pada tahun 2019 mendatang, agar kasus  kematian dua anggota KPPS yang mengalami  kelelahan  tidak  terulang lagi di Kabupaten Situbondo.
“Oleh karena itu, kerjasama dengan petugas Puskesmas Situbondo ini dilakukan, agar  KPPS yang akan bertugas  menyertakan surat keterangan sehat dari puskesmas setempat,” kata Ketua KPU Situbondo, Selasa (10/9/2019).
Menurutnya, untuk mengimbangi antara pekerjaan dan honor yang diterima petugas Pemilu, KPU RI berencana untuk menaikkan honor petugas ad hoc, mulai dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), hingga KPPS.
“Saat ini KPU RI sedang mengajukan kenaikan honor petugas ad hoc, dua kali lipat dari sebelumnya. Bagi KPPS yang honornya Rp500 ribu, dinaikkan menjadi Rp1 juta,” ujarnya.
Marwoto mengaku, untuk mengantisipasi dikabulkannya pengajuan kenaikan honor tersebut, KPU membuat rencana A dan B yang diajukan kepada pemerintah daerah setempat.
Plan A merupakan rencana anggaran belanja Pilkada 2020 sesuai dengan rencana kesepakatan KPU Provinsi Jawa Timur, senilai Rp35,9 Miliar. Sedangkan plan B merupakan rencana kenaikan honor ad hoc senilai Rp52,1 Miliar.
“Jadi ketika plan B disetujui, kita gak usah sibuk buat rencana pengajuan anggaran Pilkada lagi,” ujarnya.
Sesuai dengan nota pembuatan dana hibah antara KPU dan pemerintah daerah setempat, tanggal 1 Oktober 2019, pihaknya bersama pemerintah daerah harus menandatangani kesepakatan bersama terkait dana yang akan dikucurkan pemda, pada Pilkada 2020.
“Saat ini perangkat DPRD belum lengkap. Maka belum ada pembahasan dengan badan anggaran. Semoga saja, kesepakatan bersama bisa ditandatangani sesuai tahapan, yaitu pada 1 Oktober mendatang,”pungkasnya.(fat)



Loading Facebook Comments ...