Search

PKB Tampil Beda, Pileg 2019 Didominasi Kawula Muda

Sekjend PKB Imron Rosyadi saat memperkenalkan caleg yang didominasi kawula muda. (dik)
Sekjend PKB Imron Rosyadi saat memperkenalkan caleg yang didominasi kawula muda. (dik)
Gresik, Reportasenews.com – Gebrakan baru era millenial benar-benar dilakukan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gresik. Betapa tidak, jika pada pilihan legislatif (pileg) sebelumnya, para calon legislatif (caleg) didominasi orang -orang tua, maka pada pileg 2019 akan dilakukan perubahan drastis.

“Pada pileg 2019 mendatang, PKB akan tampil beda, karena para calegnya justru didominasi dari kalangan anak muda atau sekarang lagi ngetrend disebut generasi millenial,” ujar Sekjend DPC PKB Gresik Imron Rosyadi, Minggu (27/5/2018).

Lebih lanjut Gus Imron – sapaan Imron Rosyadi – menandaskan, banyaknya caleg dari kalangan kawula muda ini merupakan  langkah baru PKB. Jadi, PKB Gresik yang selama ini dikenal partainya pengusung caleg kalangan orang-orang tua, mindset itu diubah.

“Semua masyarakat dari kalangan muda bisa gabung nyaleg lewat PKB. Caleg-caleg muda ini diharapkan bisa mendongkrak perolehan suara dari pemilih muda. PKB ingin menempatkan para kawula muda ini sebagai wakil rakyat di DPRD Kabupaten Gresik,”  terang Gus Imron.

Ketika ditanya siapa saja caleg muda andalan PKB itu? Santri alumni Pondok Pesantren Mambaus Sholihin (MBS) ini menyebutkan, para caleg muda yang penuh potensi tersebut diantaranya Ketua Komunitas Anak Muda Indonesia (AMI) Sahrul Munir, Sekretaris AMI yang juga Sekjend Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Supriyanto Maulana  serta Ketua PC GP Ansor Kabupaten Gresik Agus Junaidi.

Sahrur Munir bakal berangkat dari daerah pemilihan (Dapil) VIII (Manyar, Bungah dan Sidayu), dan Supriyanto dari Dapil I (Gresik dan Kebomas). Sedangkan Agus Junaidi yang sudah malang melintang di dunia organisasi dan politik akan maju sebagai caleg PKB untuk DPRD Propinsi Jawa Timur Dapil XIII Gresik-Lamongan.

“Ibarat orang ngaji itu, saya sudah ngaji mulai juz ama sampai Al-Qur’an juz 1-30. Jadi tinggal doanya saja. Itu artinya, berbekal pengalaman saya yang sudah bertahun-tahun di dunia organisasi dan politik, sudah saatnya saya maju sebagai wakil rakyat dan semata-mata ingin berjuang untuk rakyat,” tandas putra daerah kelahiran Benjeng Gresik yang kini menjadi orang nomer satu, baik di GP Ansor maupun KNPI Gresik ini. (dik)




Loading Facebook Comments ...