Search

PMII Situbondo Datangi Kantor Bupati Desak Sekda Segera Dicopot

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Situbondo menggelar aksi di epan gedung Pemda Situbondo menuntut agar Sekda segera dicopot. (foto:fat)
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Situbondo menggelar aksi di epan gedung Pemda Situbondo menuntut agar Sekda segera dicopot. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Kembali, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Situbondo, menggelar aksi demo  di depan gedung pemkab Situbondo, mereka mendesak agar Bupati Dadang Wigiarto mencopot Syaifullah dari jabatannya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Situbondo,  Senin (11/2/2019)

Usai  berorasi dan membentangkan puluhan  poster, yang meminta Bupati Situbondo  Dadang Wigiarto segera mencopot  Syaifullah selaku Sekda Pemkab Situbondo, karena diduga terlibat dugaan korupsi DBHCT tahun 2015 lalu,  puluhan  anggota PMII Situbondo langsung ditemui Bupati Dadang Wigiarto, Wabup Yoyok Mulyadi, dan anggota Forkopimda Situbondo,  di lantai dua Kantor Pemkab Situbondo.

Dihadapan Bupati  Dadang Wigiarto, Moh Fadil selaku  ketua PMII Situbondo,  meminta kepada Bupati Situbondo untuk menindak  tegas,  para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Situbondo,  yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi.

“Kami meminta Bupati dan aparat hukum menindak tegas kepada para ASN yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi, khususnya dalam kasus  dugaan korupsi Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT),” kata Fadil,  Ketua PMII Cabang Situbondo, mengawali diskusi.

Bupati Dadang Wigiarto menjawab apa yang menjadi keinginan mahasiswa. Ia menyatakan akan bertindak tegas terhdap seluruh ASN di lingkungan Pemkab Situbondo, yang terlibat kasus korupsi.

“Mana ada ASN korupsi yang tidak dipecat, sekalipun itu Sekda. Mereka akan kita pecat jika kasusnya sudah berkekuatan hukum tetap,” kata Bupati.

Bupati juga meminta agar mahasiswa bersama-sama bertanggung jawab untuk keberlangsungan Situbondo menjadi lebih baik. Jika ada permasalahan, jangan mau ditunggangi dengan kepentingan yang bias.

Sementara itu, Kajari Situbondo, Nur Slamet menyatakan, pemeriksaan secara khusus kepada Sekda Pemkab Situbondo, Syaifullah dan Ag sesuai intruksi majelis hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, masih menunggu amar putusan.
“Kita jangan tergesa-gesa, lihat dulu apa yang tertuang dalam putusan kasus ini,” kata

Nur Slamet berharap masyarakat Situbondo termasuk mahasiswa, tidak tergesa-gesa agar kasus dugaan korupsi DBHCT tahun anggaran 2014 – 2015 segera dituntaskan. “Kita bersama Kapolres sudah berkomitmen saling sinergi untuk memberantas korupsi di Situbondo,” ujarnya.

Menurutnya, melalui catatan yang tertera dalam amar putusan, yang memuat keterangan saksi, keterangan terdakwa, surat dan petunjuk lainnya, akan menjadi arah bagi kejari untuk menentukan upaya pengembangan kasus ini.

“Kalau kasus ini belum vonis, kita belum tahu langkah yang harus kita ambil. Karena langkah selanjutnya akan kita tentukan dengan melihat catatan dalam amar putusan,”pungkasnya.(fat)




Loading Facebook Comments ...