Search

Polda Kalbar  Siagakan 1.104 Personil Pada Pilkada Serentak 2018 Kalimantan Barat

Kapolda-Kalimantan-Barat-memberikan-arahan-dan-perbekalan-bagi-pasukan-yang-digeser-ke-Polres-polres-di-Kalimantan-Barat. (foto:das)
Kapolda-Kalimantan-Barat-memberikan-arahan-dan-perbekalan-bagi-pasukan-yang-digeser-ke-Polres-polres-di-Kalimantan-Barat. (foto:das)

Pontianak, reportasenews.com – Polda Kalimantan Barat segera melakukan pergeseran pasukan operasi kewilayahan Mantap Praja Kapuas 2018 untuk melakukan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) jelang Pilkada  serentak 2018 di Kalimantan Barat, sekaligus mengecek kesiapan peralatan perorangan yang dibawa bertugas, di lapangan Markas Polda Kalbar, Jumat (22/06).

“Salahsatu indikator kesuksesan adalah distribusi logistik, kesiapan TPS, serta nanti pergeseran pasukan sebanyak 11 ribu lebih yang selanjutnya berkoordinasi dengan Dandim, polsek, dan PPK,” kata Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono.

Didi menegaskan pengamanan yang dilakukan personilnya bersama TNI nanti akan mengaju pada empat pola pengamanan, yakni aman, rawan satu, rawan dua, dan rawan tiga.

Personil yang digeser ke 14 kabupaten/kota nanti akan  di-maping dengan kondisi geografis di daerah bersangkutan.

“Pengamanan TPS yang menjadi prioritas ada 11.658 TPS. Tentunya pengamanan ini bersinergi dan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait sesuai pola yang telah ditentukan oleh pelaksana kabupaten/kota,” ujarnya.

Sebanyak 1.104 personel yang akan  di Bawah Kendali Operasi (BKO) di  enam wilayah di Kalimantan Barat, bertugas mem-back up Polres jajaran dalam melakukan pengamanan Pilkada serentak 2018.

Para personil ini telah siap diberangkatkan dengan perbekalan selama bertugas. Selain itu, juga dilengkapi peralatan pengamanan lainnya.

“Dalam Pilkada ini kita harus siap siaga kapanpun diperlukan, lakukan selalu deteksi dini karena dalam pilkada ini ada tiga hal bisa menjadi praktek kecurangan yaitu dari pemilih, penyelenggara dan oknum yang tidak bertanggung jawab, oleh karena itu kita harus siap kapanpun dibutuhkan dan ubah kata rawan menjadi aman dalam Pilkada di Kalbar ini,“ tegasnya.

Tak hanya itu, Didi juga memberikan perhatian bagi personil yang bertugas agar menjaga ucapan dan perilaku agar tidak memancing kondisi keamanan yang telah tercipta.

 “Siapkan mental dan fisik dalam memberikan pelayanan, maping dalam setiap tahapan dan lakukan deteksi dini, tingkatkan terus komunikasi yang baik dengan pihak penyelenggara dan TNI, Zero pelanggaran dilapangan, jangan sampai ada pelanggaran sekecil apapun dan hindari ucapan yang tidak pantas dan jaga sikap kita dalam bertugas,” pungkasnya. (das)




Loading Facebook Comments ...