Search

Polda Metro Jaya Sita 41 Kg Sabu Dari Restoran Cina di Kalideres

Screenshot_2017-07-24-19-54-39-01

Jakarta, reportasenews.com – Polda Metro Jaya kembali berhasil menangkap jaringan pengedar sabu Internasional. Kali ini tim dari Sub Direktorat 1 Narkoba Polda Metro Jaya menangkap dua orang warga negara China penyelundup sabu sebesar 41,5 kilogram.

Modus pengiriman sabu tersebut, diselundupkan dengan cara dimasukkan ke dalam meja payung dan dikirim ke ruko di Perumahan Taman Surya di bilangan Kalideres, Jakarta Barat, yang berkedok sebagai restoran China.

“Iya betul, kedua pelaku berkedok akan membuka restoran China dengan menyewa ruko selama 1 tahun,” kata Kasubdit 1 Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP M. Iqbal Simatupang, di kantornya, kepada wartawan, Senin (24/07).

Iqbal menjelaskan, awalnya petugas sempat terkecoh dengan penampilan meja tersebut yang disebutnya mirip bongkahan marmer. Namun ketika dibuka, polisi menemukan puluhan kilogram sabu.

“Kalau dilihat kemasannya, itu sangat rapi. Sekilas dia itu kayak warna granit, jadi awalnya kita sempat terkecoh. Setelah kita buka ternyata besi, jadi kita gerinda,” ujar Iqbal menjelaskan kronologi kejadian.

Polisi kini telah menyelidiki bagaimana kedua pelaku yang berinisial LX dan LY tersebut dapat menyewa ruko di daerah tersrbut, mengingat keduanya adalah warga negara asing. “Itulah teknisnya masih kita dalami, kita akan kejar terus (jaringan LX dan LY),” ujar Iqbal.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Nico Afinta menjelaskan, seorang pelaku berinisial LX ditembak mati karena berusaha merebut senjata petugas.

“Saat kita akan berpindah ke lokasi kedua, pelaku LX melakukan perlawanan dengan cara merebut senjata petugas, sehingga yang bersangkutan kita tindak tegas yang menyebabkan LX tewas,” kata Nico.

Satu tersangka LY yang berhasil ditangkap jajaran Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. (Tama)

Satu tersangka LY yang berhasil ditangkap jajaran Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. (Tama)

Dari tangan LX dan LY, polisi menyita 41,5 kilogram sabu senilai Rp 60 miliar. Polisi juga menyita barang bukti berupa beberapa telepon seluler, serta paspor milik kedua pelaku. Akibat perbuatannya, LY dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 2 Undang-Undang 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana hukuman mati atau penjara seumur hidup. (tam)




Loading Facebook Comments ...