Search

Polisi Bantu Pemulung, Marbot dan Penjaga Gereja Korban Banjir

Kapolsek Mampang, Kompol Sujarwo saat melakukan sosialisasi kepada warga korban banjir. (foto. Tjg)
Kapolsek Mampang, Kompol Sujarwo saat melakukan sosialisasi kepada warga korban banjir. (foto. Tjg)

Jakarta, Reportasenews.com – Pasca banjir besar di Jakarta awal Januari lalu puluhan keluarga pemulung, marbot dan penjaga gereja yang menjadi korban banjir di kawasan Mampang, Jakarta Selatan menerima bantuan sembako dari aparat kepolisian Polsek Metro Mampang.

Pemberian bantuan sembako ini sekaligus untuk menyampaikan sosialisasi siaga banjir secara door to door di sejumlah pemukiman rawan banjir, seperti di Pondok Karya dan Kuningan, Jakarta Selatan.

Sosialisasi dilakukan guna mengantisipasi cuaca ekstrim di Jabodetabek yang diprediksi BMKG akan terjadi beberapa waktu ke depan. Sejumlah pihak di Jakarta pun telah mengambil langkah-langkah menghadapi bencana, salah satunya seperti yang dilakukan jajaran Polsek Metro Mampang.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Mampang, Kompol Sujarwo.  Dia berharap sosialisasi yang dilakukan dapat membangun kesiapan warga dalam menghadapi banjir.

” Kami bersama bhabinkamtibmas melaksanakan kunjungan kamtibmas door to door system dalam rangka memberikan  sosialisasi penanggulangan banjir. Selain memberikan sosialisasi tentang penanggulangan banjir kami juga memberikan kepedulian kemanusiaan berbentuk sembako.” Ujar Sujarwo.

Sejauh ini, delapan posko siaga banjir telah didirikan yang tersebar di wilayah hukum Polsek Mampang.

Posko-posko ini didirikan untuk mempermudah warga dalam melakukan proses evakuasi jika terjadinya cuaca ekstrim atau banjir. (Tjg)

 

 




Loading Facebook Comments ...