Search

Polisi Gagalkan Penyeludupan 19 Bungkus Narkotika Jenis Sabu dari Seorang Kurir

Tersangka bersama barang bukti 19 kantong narkotika  jenis sabu saat diamankan polisi. (foto:istimewa)
Tersangka bersama barang bukti 19 kantong narkotika jenis sabu saat diamankan polisi. (foto:istimewa)

Pontianak, reportasenews.com – Unit reskrim Polsek Pontianak Barat berhasil mengagalkan penyelundupan narkotika jenis yang menggunakan kemasan bungkus teh Tiongkok sebanyak 19 (sembilan belas) bungkus yang diduga berisikan narkotika.

Seorang kurir barang haram ini, Ahmad Sajali (24), berhasil ditangkap dan ditahan di sel tahanan Polsek Pontianak Barat, Jumat (23/08/2019) pukul 12.30 WIB.

Tersangka ditangkap di jalan Pelabuhan Rakyat, Nipah Kuning, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat dengan tujuan berlayar ke Makassar.

Namun langkah kaki tersangka disergap tim buru sergap unit Reskrim Polsek Pontianak Barat saat menumpang mobil minibus milik taksi online.

Tersangka adalah warga Jalan KS. Tubun Gang Dua damai RT 19, Kecamatan Banjar Selatan, Kabupaten Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Ia sebagai kurir narkoba.

Tersangka yang berdomisili di Banjarmasin ini mendapat kiriman pesan / DM oleh temannya bernama Amak melalui via instagram.

Amak adalah warga binaan Lembaga Pemasyrakatan Cipinang, Jakarta Timur, dengan kasus narkotika. Dari Amak ini, tersangka menerima tawaran sebagai kuda / kurir narkotika jenis sabu.

Lalu tersangka diperkenalkan oleh Amak kepada Konfusius dengan cara saya mendownload aplikasi BBM yang kemudian diinvite oleh Konfusius. Selanjutnya tersangka berhubungan langsung dengan Konfusius, dan langsung mendapatkan kiriman pesan via BBM dari Konfusius yang berisikan supaya tersangka pergi ke Pontianak guna mengambil Narkotika jenis Sabu dengan imbalan sebesar Rp. 100.000.000.- (seratus juta) bahkan lebih, sehingga tersangka tergiur dengan imbalan tersebut dan tersangka berminat. Selanjutnya tersangka mendapatkan transfer uang sebesar Rp. 5.000.000.- (lima juta rupiah) untuk berangkat ke Pontianak dengan menggunakan pesawat terbang. Setelah sampai Pontianak pada tanggal 18 Agustus 2019, pukul 16.00 WIB, tersangka langsung check in di hotel G jalan Jenderal urip Kamar 326 lantai 3 Pontianak.

Selanjutnya tersangka mengontak kembali sumber Konfusius, bahwa ia telah tiba di Pontianak. Sumber Konfusius memberi petunjuk kepada tersangka agar tersangka menuju ke hotel Santika Pontianak kamar No. 566 lantai 5

Setelah 2 hari menginap di hotel G pada tanggal 20 agustus 2019, pukul 13.00 WIB menuju Hotel Santika dengan menggunakan taksi online adapun sebelum sampai dihotel tersangka sempat singgah di Ayani Mega Mall guna mencari sebuah tas ransel merek eiger warna hitam. Setelah sampai di hotel Santika tersangka menuju kamar tersebut diatas, adapun dikamar tersebut sudah ada seseorang laki laki yang menunggu. Sesampainya di hotel Santika tersangka bertemu dengan seseorang yang tidak dikenalnya dengan mengatakan kepada tersangka, “kamu utusan Konfusius” dan tersangka mengiyakan pertanyaan tersebut. Kemudian orang tersebut membuka sebuah koper dan menyerahkan 19 (sembilan belas) bungkus yang diduga berisikan narkotika.

Kemudian oleh tersangka barang tersebut dimasukan kedalam tas gunung merek eiger warna hitam yang sudah dibelinya. Selanjutnya tersangka membawanya kembali ke hotel G. Kemudian tersangka melaporkan bahwa telah menerima barang dari hotel santika berupa 19 (sembilan belas) bungkus yang diduga berisikan narkotika jenis sabu, sehingga sumber Konfusius mengarahkan tersangka untuk mencari kapal laut yang bertujuan ke Makasar, kemudian didapati tersangka keberangkatan kapal laut jenis ekspedisi ke Makassar pada Jumat, tanggal 23 Agustus 2019 pukil 13.00 WIB.

Disini lah tersangka di sergap petugas Reskrim Polsek Pontianak Barat saat berada di taksi online. Hasil penggeledahan tas ransel Merek Eiger Warna Hitam ditemukan 19 (Sembilan Belas) Bungkus Pelastik Warna Hijau Bertuliskan Guanyingwang yang didalamnya berisikan Kristal Putih diduga Narkotika Jenis Sabu serta 1Buah handphone Android Merek Xiaomi Redmi Warna Hitam, dan 1 Buah handphone merek samsung lipat warna putih. (das)




Loading Facebook Comments ...