Search

Polisi Latih Masyarakat Budidaya Bedah Madu di Wamena

: Instruktur pelatihan budidaya lebah madu saat menyampaikan materi kepada masyarakat di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. ( foto : riy)
: Instruktur pelatihan budidaya lebah madu saat menyampaikan materi kepada masyarakat di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. ( foto : riy)

 

Jayapura, reportasenews.com – Untuk meningkatkan budidaya madu di Lembah Baliem Wamena Jayawijaya, Papua, aparat kepolisian melakukan pelatihan bagi masyarakat di tiga kampung yang diikuti oleh para perwakilan kampung.

 

Kegiatan pelatihan ini diawali dengan penyampaian latar belakang program Binmas Noken oleh IPDA. I Made Ambo Arjana dimana menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk mewujudkan dan meningkatkan sumber daya manusia dalam budidaya madu, karena sesuai dengan harapan Kapolri yang ingin masyarakat papua bisa setara dengan daerah lain tidak hanya dalam materi namun dari segi aspek kehidupannya.

 

“Kesejahtraan masyarakat berkaitan erat dengan keamanan sebuah wilayah, dengan adanya program yang dibuat oleh Bapak kapolri ini kami berharap masyarakat di tiga kampung di wamena ini dapat mensejahtrakan suatu wilayah sehingga tentunya dapat  berimplikasi pada terciptanya keamanan yang selalu kondusif”. Tuturnya.

 

I made Ambo Menambahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian sangat sangat paham betul  dengan situasi di Papua, maka beliau ingin mengoptimalkan segala Potensi yg ada di Papua untuk membangun kesejahtraan masyrakat Papua, adapun Salah Satu Program yang akan dikembangkan di Papua adalah peternakan, baik itu Lebah maupun Peternakan Babi. 

 

Pelatihan Implementasi budidaya lebah madu oleh kepolisian bekerja sama dengan PT. Madu Pramuka Jakarta Timur dan di ikuti oleh Perwakilan Peserta Distrik Wamena Kampung Honelama Dua, Kampung Yagara Distrik Walesi dan Kampung Walelagama Distrik Walelagama ini dihadiri oleh Wakapolres Jayawijaya Kompol Abbas, Ketua Tim Implementasi kompol Yosep Goran, Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu sumadiyono Serta dua Orang Instruktur dari Jakarta.

 

Wakapolres Jayawijaya Kompol Abbas sebelum membuka pelatihan budidaya ini mengatakan Kepolisian saat ini tak hanya melakukan pengamanan saja namun juga sudah wajib untuk melihat daerah dimana bertugas yang tujuannya untuk memberikan pengetahuan pemahaman serta pelatihan sehingga kedepan masyarakat dapat maju dalam ekonomi keluarganya.

 

“Pelatihan yang diprogramkan oleh Mabes Polri ini untuk kesejahteraan masyarakat diwamena mari kita apresiasi dan terapkan dengan baik, karena Program Pak Kapolri untuk membangun Indonesia lebih khusus Papua sudah sangat kita Rasakan dampaknya saat ini lewat pelatihan pelatihan yang sudah dibuat satgas nusantara di seluruh indonesia, dan salah satunya  Pelatihan Budi Daya lebah Madu ini dapat kita aplikasikan dalam kehidupan kita untuk meningkatkan Ketrampilan dan kehidupan Ekonomi masyarakat kita”. Ungkapnya dan di akhiri dengan pembukaan secara simbolis.

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Penyampaian instruktur dari PT Madu Pramuka, Indra yang Menyampaikan bahwa lebah yg kita budidayakan dalam pelatihan saat ini adalah jenis Apis Mellipera dimana ini merupakan kelompok lebah penyengat jika koloninya merasa terancam atau terganggu. Sehingga jika selama ini masyarakat menggunkan teknik pemerasan dalam panen madu , maka dengam Pelatihan ini kita gunakan alat yg tidak akan merusak Sarang lebah itu sendiri.

 

“Sumber Pakan yang dapat  menghasilkan Madu dengan kwalitas Baik adalah, Kapuk, kelapa sawit, Padi, Salak, Cabe, Tebu, Vanili, sehingga tujuan pelatihan ini diharapkan bapak ibu dapat mengetahui tentang Pengenalan Pakan Lebah Madu dan Hama Penyakit Lebah yg bertujuan untuk mempertahankan Kwalitas madu dan Pengembangan serta keberlanjutan keberadaan Koloni Lebah Madu”. Tuturnya.

 

Dalam Pelatihan Yang akan berlangsung selama dua hari ini, masyarakat di tiga kampung yang merupakan masyarakat binaan polres jayawijaya sangat antusias mengikuti setiap materi dan praktek yang disampaikan, dimana terlihat dari raut wajah mereka punya harapan dan keingininan yang besar untuk memajukan ekonomi keluarganya bahkan memajukan daerah tempat ia berasal dengan membudidayakan madu.

 

Kegiatan pelatihan ini merupakan program kerja Bapak Kapolri Tito Karnavian Lewat satgas Nusantara yang berbasis ekonomi produktif dengan cara mengoptimalkan Potensi Pertanian dan Peternakan yg ada di seluruh wilayah indonesia dan papua khususnya mendapat perhatian penuh dimana Presiden juga mengedepankan Papua agar dapat mengejar ketertinggalan yang terjadi selama ini sehinga satu persatu masalah yang ada di papua selain masalah keamanan yang timbul adalah akarnya karena masalah ekonomi sehingga peningkatan ekonomi masyarakat papua menjadi prioritas Polri.  ( riy )

 

 




Loading Facebook Comments ...