Search

Polisi Temukan Puluhan Pohon Keropos di Jalur Pantura Situbondo

Kanit Laka Polres Situbondo, Teguh Santoso, saat cek pohon di jalur Pantura Situbondo. (Foto:fat)
Kanit Laka Polres Situbondo, Teguh Santoso, saat cek pohon di jalur Pantura Situbondo. (Foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Pasca terjadinya pohon tumbang yang menewaskan empat penumpang minibus asal Kabupaten Bondowoso, yang terjadi di jalur Pantura Situbondo. Hal tersebut menjadi perhatian serius unit Laka  Lantas Polres Situbondo.

Bahkan, untuk mengantisipasi hal serupa terjadi di Jalur Pantura Situbondo, petugas unit Laka Lantas Polres Situbondo melakukan pengecekan   ratusan pohon di kanan-kiri jalan  di Jalur  Pantura Situbondo, Jawa Timur.

Hasilnya, banyak  ditemukan pohon berukuran besar yang dianggap rawan tumbang. Termasuk di sekitar lokasi kecelakaan pohon tumbang, di jalan raya Desa Curahkalak, Kecamatan Jangkar. Selain usianya sudah tua, sebagian pohon bahkan sudah dalam kondisi keropos.

“di sekitar TKP pohon tumbang yang menimpa mobil  yang membawa rombongan asal Kabupaten Bondowoso, tercatat sebanya empat  pohon asam yang kondisinya  sudah mulai  keropos. Ini tentu sangat rawan dan bisa membahayakan pengendara,”  ujar  Kanit Laka Lantas Polres Situbondo, Ipda Tegus Santoso kepada detikcom, Kamis (17/10/2019).

Menurutnya,  karena di serpanjang jalur pantura Situbondo ditemukan banyak pohon yang keropos karena dimakan usia. Oleh karena itu, pihaknya  meminta instansi terkait untuk memotong pohon asam yang rawan tumbang  agar dilakukan  pemangkasan, hingga melakukan  pemotongan  terhadap pohon yang  rawan tumbang.

“Langkah ini agar upaya menjamin keselamatan pengguna jalan bisa dilaksanakan bersama-sama. Apalagi ini menjelang musim hujan,” tandas Teguh.

Lebih jauh pria yang akrab dipanggil   Teguh menegaskan, pihaknya  juga meminta kepada semua pihak untuk segera menginformasikan keberadaan pohon di tepi jalan, yang tergolong rawan tumbang. Sehingga, pihaknya bisa segera meneruskan informasi tersebut ke pihak berwenang agar segera dilakukan tindakan.

“Ini penting untuk mengantisipasi kejadian yang sama. Kita harus mengedepankan keselamatan pengguna jalan,”pungkasnya.

Seperti diberitakaan sebelumnya, sebuah minibus bernopol DA 7741 TR yang sarat penumpang, tertimpa pohon asam berukuran besar di Jalan Raya Desa Curahkalak, Kecamatan Jangkar, Situbondo, Jawa Timur, pada Jumat (11/10/2019) malam. Akibat insiden tersebut empat penumpang minibus meninggal dunia dan satu penumpang lainnya luka berat.(fat)




Loading Facebook Comments ...