Search

Polres Situbondo Amankan 12  PSK Asal Bandung, Lima PSK Diantaranya Masih Dibawa Umur

Belasan PSK asal Bandung, saat diamankan di Mapolres Situbondo. (foto:fat)
Belasan PSK asal Bandung, saat diamankan di Mapolres Situbondo. (foto:fat)
Situbondo,reportasenews.com – Petugas Resmob Polres Situbondo, berhasil mengamankan sebanyak 12 pekerja seks komersial (PSK) asal Bandung, Jawa Barat, mereka ditangkap di eks lokalisasi Gunung Sampan (GS), Desa Kotakan, Kecamatan Kota, Situbondo, Jawa Timur.
Dari sejumlah PSK yang terjaring razia di eks  lokalisasi Gunung Sampan (GS) di Kota Situbondo, lima orang PSK diantaranya diketahui masih berusia dibawa umur, yakni berusia antara 14 hingga 17 tahun.
Selain itu, petugas Resmob Polres Situbondo juga berhasil mengamankan Rahman (20), selaku sopir,  yang membawa para PSK dari Bandung, dan Icha (20), yang berperan sebagai perekrut, dan seorang mucikari bernama  Nita (32), asal Desa Kotakan, Situbondo.
“Awalnya, saya ditawari bekerja di salah satu cafe di Kota Situbondo, namun setelah sampai di Situbondo saya dipekerjakan sebagai PSK. Sebelumnya, saya bekerja di salah satu rumah makan di Kota Bandung,”kata pengakuan gadis berinisial CH (20), di Mapolres Situbondo, Minggu
Diperoleh keterangan, terungkapnya gadis asal Bandung, Jawa Barat, dipekerjakan sebagai PSK di eks lokasi Gunung Sampan (GS) Situbondo itu, berawal dari laporan salah seorang keluarga gadis asal Bandung, yang melaporkan tentang hilangnya anggota keluarganya ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Jakarta.
Namun, setelah mendapat laporan KPAI langsung melacak posisi HP anak  yang dilaporkan  hilang tersebut, dan ternyata posisinya ada di Kota Situbondo, sehingga pihak KPAI menghubungi petugas Polres Situbondo. Bahkan, setelah dilacak  oleh petugas Intelkam  Polres Situbondo, anak yang dilaporkan hilang itu posisinya ada di eks lokalisasi Gunung Sampan (GS) Situbondo.
Berkat informasi dari inteljen posisi anak yang hilang itu ada eks lokalisasi GS Situbondo, sehingga petugas langsung menindaklanjuti dengan cara melakukan penggerebekan. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan 12 PSK asal Bandung, satu orang sopir, dan satu perekrut, petugas juga mengamankan seorang mucikari bernama Nita.
Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Masykur mengatakan, untuk mengungkap kasus traffiking atau penjualan anak, dengan modus menjanjikan korban untuk dipekerjakan di cafe di Kota Situbondo, pihaknya masih meminta keterangan belasan gadis asal Bandung, yang dipekerjakan sebagai PSK di eks lokalisasi GS Situbondo.
“Untuk mengungkap dugaan kasus traffiking ini, penyidik perempuan dan anak (PPA) Polres Situbondo, masih meminta keterangan belasan PSK tersebut. Bahkan, untuk mempercepat proses penyelidikan,  penyidik memeriksa secara marathon,”ujar AKP Masykur.
Menurutnya, aksi penggerebekan di  eks lokalisasi GS Situbondo itu, bermula hasil penyelidikan petugas  intelkam Polres Situbondo, setelah sebelumnya mendapat laporan dari KPAI, yang menginformasi adanya anak hilang asal Bandung terlacak ada di Kota Situbondo, sehingga begitu dipastikan ada di eks lokalisasi GS Situbondo.
“Tim Resmob Polres Situbondo langsung melakukan penggerebekan, namun dari hasil aksi penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan 12 PSK, termasuk seorang gadis yang berperan sebagai   perekrut, satu sopir dan satu orang mucikari,”pungkasnya.(fat)



Loading Facebook Comments ...