Search

Puluhan Ponsel Siswa SMA di Kota Situbondo, Ditemukan Berisi Konten Porno dan Video Porno

Petugas saat melakukan razia Ponsel ke sekolah SMA Negeri Panarukan. (foto:fat)
Petugas saat melakukan razia Ponsel ke sekolah SMA Negeri Panarukan. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Untuk mengantisipasi beredaranya video porno di kalangan pelajar di Kota Situbondo, petugas gabungan  antara Polres Situbondo, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian  dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo,  melakukan razia ponsel milik para  siswa di   sejumlah sekolah SMA dan SMK di Kota Situbondo, Kamis (8/8/2019).

Dalam razia Ponsel  milik  para siswa dua sekolah SLTA di Kota Situbondo,  yang dipimpin langsung Kasat Sabahara Polres Situbondo  AKP Muhammad Hasanudin,  petugas gabungan berhasil menemukan sebanyak 41 ponsel milik siswa SMANegeri Panarukan dan SMK Negeri 1 Situbondo, ditemukan berisi  konten porno  dan video porno.

Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo mengatakan, kegiatan  razia ponsel ini bertujuan untuk mengantisipasi beredarnya video porno di kalangan siswa, dengan maraknya video mesum  di bekas aktivitas tambang di Kota Situbondo,  yang terjadi dalam dua pekan terakhir ini.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk langkah antisipasi dan pencegahan kekerasan seksual dan edukasi terkait dengan bahaya konten pornografi,” kata Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo, Kamis (8/8/2019).

Menurut ia,  hasil razia  razia pada dua    SMA dan SMK di Kota Situbondo, petugas gabungan menemukan sebanyak 41 ponsel  milik siswa yang berisi  konten pornografi berupa foto-foto maupun video dan juga history situs-situs yang berisikan konten pornografi.

“Mendapati puluhan ponsel milik siswa berisi konten porno dan video porno, kami langsung menyerahkan kepada pihak sekolah untuk dilakukan pembinaan dan konseling,”bebernya.

Lebih jauh Nanang Priyambodo menegaskan, selain untuk mengantisipasi beredarnya video porno, namun dalam razia ponsel  ini, pihaknya juga memberikan pembekalan kepada para siswa  tentang penggunaan media sosial (Medsos).”Dengan harapan  para siswa selektif dan berhati-hati terhadap konten-konten yang tidak baik, seperti kriminalitas, pornografi dan kekerasan dan lainnya,”  imbuh  Nanang.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Panarukan, Situbondo, Nunung Pujiastutik menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian telah melaksanakan kegiatan positif untuk pencegahan pornografi terhadap anak didiknya.

“Bagi siswa kami yang ditemukan video maupun konten pornografi akan dipanggil guna dilakukan pembinaan, tentunya kami juga  akan memanggil wali murid, karena ini bukan hanya tugas guru, melainkan merupakan  tugas  bersama antara guru dan wali murid,” ujar Nunung Pudjiastutik.(fat)




Loading Facebook Comments ...