Search

Ratusan Atlet Puslatkab Situbondo, Ikut Tes Parameter Fisik Berbasis  Sport Science

Atlet Puslatkab Situbondo mengikuti tes parameter fisik, yang digelar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Situbondo, Senin (25/6). (foto:fat)
Atlet Puslatkab Situbondo mengikuti tes parameter fisik, yang digelar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Situbondo, Senin (25/6). (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Sebanyak 152 atlet Pusat Pelatihan Kabupaten  (Puslatkab)  dan  atlet proyek Puslatkab Situbondo,  mereka mengikuti  mengikuti tes parameter fisik, yang digelar oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Situbondo, Senin (25/6).

Menariknya, dalam  kegiatan  tes parameter  sebagai upaya persiapan   Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim ke-VI Tahun 2019 mendatang. Ratusan atlet Puslatkab dan atlet proyeksi Puslatkab Situbondo itu,  sudah mengikuti tes paramater fisik, dengan  menggunakan alat  milik Surabaya Sport Center   (SSC) Universitas Surabaya (Unesa).

Ketua KONI Kabupaten  Situbondo, Reno Widigdyo  mengatakan,  dalam kegiatan tes parameter fisik ratusan  atlet Puslatkab maupun atlet  non Puslatkab Situbondo, pihaknya melakukan kerjasama denganSurabaya Sport Center (SSC) Unesa. “Dimana pada tes parameter fisik kali ini, kita sudah menggunkana alat canggih, baik dari hardware maupun software,” ujar Reno Widigdyo, Senin (25/6).

Menurutnya, kelebihan dari teknologi yang didatangkan dari SSC  Unversitas Surabaya (Unesa) itu, langsung bisa ditemukan variasi fisik  para atlet. Baik dari segi performa, kekurangan, dan kelebihan pada fisik atlet.

“Lebih detail lagi karena memakai sistem perhitungan komputer. Pergerakannya tidak lagi manual, tetapi menggunakan sensor yang canggih,”bebernya.

Pria yang akrab dipanggil Reno menambahkan, untuk Kabupaten/Kota di Jatim, baru KONI Kabupaten  Situbondo,  yang sudah menggunakan  Sport Science   dalam tes parameter fisik ratusan atlet tersebut. “Alat ini digunakan pertama kali SSC Surabaya untuk mengetes atlet Puslatda Jatim, beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Reno menerangkan, atlet yang mengikuti tes paramater ini dipersiapkan mengikuti Porprov maupun pra Porprov Jatim tahun 2019 mendatang. Seluruh cabang olahraga yang akan mengikuti porprov nanti, kini sudah dipersiapkan dengan matang melalui Puslatkab.

Kata dia, Puslatkab sudah berjalan selama delapan bulan. Setiap bulannya, mereka mengikuti tes parameter fisik. Pada tes parameter sebelumnya, penggunaan teknologi masih sebagian. “Kita menggunakan alat-alat yang dimiliki Koni sendiri, tetapi masih semi teknologi,” katanya.

Lebih jauh Reno menambahkan, tes parameter fisik dilakukan untuk mengetahui perkembangan fisik atlit selama mengikuti pusltakab. Jika dalam tes tersebut ditemuukan kekurangan, langsung dievaluasi. “Kekurangannya dimana, nanti kita  perbaiki,” pungkasnya.

Wakil Koordinator tes parameter fisik, Imam Marsudi mengatakan, tes akan dilaksanakan selama dua hari. Kata dia, ada sepuluh pelatih ahli dan tujuh asisten pelatih yang mendapingi atlet selama tes parameter fisik berlangsung.

Imam menerangkan, tes parameter fisik ini mencakup seluruh komponen fisik atlet. Mulai dari daya tahan tubuh, speed, strengt, kelincahan, koordinasi antar atlit, dan lain sebagainya. (fat)




Loading Facebook Comments ...