Search

Ratusan Massa Minta Bubarkan Pansus Pilkada Papua

Ratusan warga papua saat melakukan aksi demo di kantor DPRD Papua ( foto : riy )
Ratusan warga papua saat melakukan aksi demo di kantor DPRD Papua ( foto : riy )

Jayapura, reportasenews.com – Ratusan Massa Dari Solidaritas Peduli Pilgub Papua ( SP3) melakukan aksi demo di Kantor DPRP Papua, Kamis (08/02), massa yang membawa spanduk dan pamflet ini tiba dengan berjalan kaki dari taman imbi.

Setibanya di Kantor DPR Papua massa langsung melakukan orasi yang dipimpin oleh Izaak Giay, dimana terdapat lima poin permintaan massa, poin pertama kami solidaritas peduli Pilgub Papua (SP3) mendesak KPU untuk segera melanjutkan jadwal tahapan Pilgub Provinsi Papua dan tidak menjadikan Pansus Pilkada DPR Papua sebagai alasan untuk menghentikan tahapan.

Kedua mendukung penuh agenda nasional dan tahapan Pilgub Papua yang telah diatur disusun sesuai jadwal dan dikerjakan oleh KPU Provinsi Papua, Ketiga Meminta KPU Segera menyerahkan berkas bakal pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Papua kepada majelis rakyat Papua (MRP) untuk dilakukan verifikasi keaslian orang asli Papua, Keempat Jika komisioner KPU Provinsi Papua juga turut ikut bermain dalam perhelatan ini maka kami akan melaporkan kepada KPU RI,Bawaslu RI dan juga kepada DKPP.

Dan terakhir mengancam akan sampai dengan tanggal 12 Februari 2018 jika hasil belum juga diumumkan maka kami akan kembali menduduki kantor KPPU Provinsi Papua dengan massa yang lebih besar sampai ada keputusan tetap. ” Kami datang dengan menutup kota jayapura jika tahapan yang sesuai tahapan kpu nasional tidak dapat dijalankan “. Tegasnya.

Massa kemudian diterima oleh wakil ketua DPR Papua, Eduardo Kaize langsung menerima aspirasi massa pendemo dan berjanji kepada pendemo akan menyampaikan aspirasi ini kepada KPU Papua. ” Saya akan membawa ini kedalam pembahasan dalam waktu dekat yang akan dilakukan oleh DPR dan KPU papua “. Tuturnya.

Setelah aspirasi diserahkan massa kemudian membubarkan diri dengan tertib. (riy)




Loading Facebook Comments ...