Search

Ratusan Siswa SMP Situbondo, Belajar Bahasa Inggris di Ponpes

Ratusan siswa SMP Situbondo, menjadi peserta belajar  bahasa inggris di Ponpes Situbondo.
Ratusan siswa SMP Situbondo, menjadi peserta belajar bahasa inggris di Ponpes Situbondo.

Situbondo, Reportasenews.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pemkab Situbondo, mengirim sebanyak 110 siswa sekolah menengah pertama (SMP) untuk mengikuti program Bahasa Inggris di Pondok Pesantren (Ponpes) Damanhuri Romly Probolinggo, Jawa Timur.

Psedangkan pelepasan  dan pengiriman  tahap pertama Tahun 2019 sebanyak 110 siswa SMP Situbondo. Dengan rincian,  sebanyak 54 putra dan sebanyak 56 putri itu, dilepas langsung oleh Bupati Dadang Wigiarto  di Pendopo Kabupaten Situbondo, Senin (25/2/2019).

Bupati  Situbondo Dadang Wigiarto,  dalam arahannya meminta kepada ratusan siswa SMP Situbondo,  yang terpilih dalam program  belajar bahasa inggris di pesantren,  agar mengikuti semua kegiatan  dalam program belajar bahasa inggris di pesantren ini.

“Saya sangat mengapresiasi dengan program belajar bahasa inggris di pesantren. Saya berharap,  para siswa yang terpilih dalam mengikuti program ini. Sebab, dengan belajar bahasa inggris itu, akan memudahkan para siswa untuk mengenal dunia luar,”kata Bupati Dadang Wigiarto, Senin (25/2/2019).

Sementara itu, Kepala Disdikbud Pemkab Situbondo  Fathor Rakhman mengatakan, sebanyak 110 siswa SMP di Situbondo yang mengikuti program belajar bahasa inggris di pesantren, mereka sebelumnya melewati  tahapan seleksi yang sangat ketat, baik dari SMP Negeri maupun SMP Swasta di Kabupaten Situbondo.

”Sebanyak 110 siswa  yang dilepas oleh Bupati Dadang Wigiarto itu, mereka nantinya akan belajar bahasa inggris selama 15 hari di pesantren Damanhuri Romly Probolinggo,”kata Fathor Rakhman.

Menurutnya,  program  ini juga merupakan bagian dari pendidikan karakter agar kelak mereka kuat secara akidah dan toleran secara sosial.

“Para siswa yang dikirim ke pesantren untuk belajar bahasa inggris sudah melalui seleksi, dan mereka akan belajar selama 15 hari. Selama itu juga di pesantren para siswa akan menggunakan percakapan bahasa inggris sehari-harinya,”pungkasnya.(fat)




Loading Facebook Comments ...