Search

Relawan JOSUA Lakukan Penggalangan Dana Bantu Korban Asmat

Relawan JOSUA melakukan aksi penggalangan dana di jalan untuk membantu korban wabah campak dan gizi buruk di Asmat. (foto : riy )
Relawan JOSUA melakukan aksi penggalangan dana di jalan untuk membantu korban wabah campak dan gizi buruk di Asmat. (foto : riy )

Jayapura, reportasenews.com – Untuk membantu para korban wabah campak dan gizi buruk yang terjadi di Kabupaten Asmat, tim Relawan JOSUA turun ke jalan menggalang donasi warga.

Mereka menggelar aksi teatrical di Jalan Raya, dan melakukan penggalangan dana untuk membantu masyarakat di Kabupaten Asmat yang saat ini terserang wabah campak dan gizi buruk.

Hasil pengumpulan dana dari masyarakat kemudian diserahkan kepada korban wabah penyakit di Asmat melalui Yayasan Baliem Mission Center (BMC).

Dari pantauan media, aksi kepedulian yang dilakukan Relawan JOSUA digelar di lima titik di Kota Jayapura dan aksi ini dilaksanakan serentak di 28 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Papua.

Koordinator aksi peduli asmat relawan JOSUA, Riko F Walubun mengungkapkan, aksi dilakukan secara spontan oleh teman-teman relawan di seluruh daerah di Papua, guna membantu masyarakat di Asmat.

“Kami selalu memantau kondisi di Asmat, pasca media memblow up ke publik apa yang terjadi disana. Lalu, akhirnya kami sepakat untuk mencari donasi melalui aksi turun ke jalan. Nanti, uang yang terkumpul akan kami serahkan ke Yayasan BMC, untuk disalurkan ke masyarakat Asmat yang membutuhkannya,” paparnya.

Riko menambahkan, teatrical yang dilakukan anak-anak comunitas dancer di Kota Jayapura, adalah sebagai bentuk keprihatinan terhadap korban campak dan gizi buruk yang dialami anak-anak tak berdosa.

“Teatrical ini juga tidak terencana. Ketika kita mau turun ke jalan, mereka meminta bergabung dan menyumbangkan kemampuan seni mereka untuk di tampilkan dalam mencari donasi,” paparnya.

Penari teatrical, Abu Grey Loububun menerangkan, adapun makna teatrical yang ditampilkan, merupakan bentuk kondisi masyarakat di Kabupaten Asmat, yang berjuang hidup atas penyakit yang menyerang mereka.

“Kita prihatin dengan kondisi ini. Karena Papua dengan sumber daya alam yang berlimpah, harusnya memiliki anak-anak yang sehat dan cerdas. Kita berdoa, semoga kondisi di Asmat segera teratasi,” paparnya. ( riy)




Loading Facebook Comments ...