Search

Rusuwa Bagi Warga Berpenghasilan Rendah Diresmikan

Pengguntingan rangkaian bunga oleh Direktur Rusun, Kuswardono, Walikota Pasuruan, Setiyono, anggota DPR RI komisi XI, Misbakhun, pada saat peresmian Rusuwa bagi MBR di wilayah Kota Pasuruan. (Foto: abd)
Pengguntingan rangkaian bunga oleh Direktur Rusun, Kuswardono, Walikota Pasuruan, Setiyono, anggota DPR RI komisi XI, Misbakhun, pada saat peresmian Rusuwa bagi MBR di wilayah Kota Pasuruan. (Foto: abd)

Pasuruan, reportasenews.com – Rumah susun sewa (rusuwa) yang berada di JL KH Mansyur, Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Jatim, yang diresmikan oleh Direktur Rumah Susun Kementerian PUPR, Kuswardono, Selasa (20/3/2018), sesuai dengan ketentuan dan peruntukkannya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di wilayah Kota Pasuruan.

Rusuwa tersebut beda dengan rusuwa sebelumnya. Bahkan kondisinya lebih layak. Terdapat 70 unit dengan type 36, dengan bangunan terdiri dari lima lantai. Harga yang ditawarkan untuk menyewa setiap unit cukup bervariasi. Pada unit di lantai satu, harga sewanya lebih mahal dari pada di lantai dua dan seterusnya.

Di rusuwa ini, ada berbagai macam fasilitas, dua kamar tidur, dapur, kamar mandi bershower dan closed duduk.

Terkait pemeliharaannya, pihak Kementerian PUPR ingatkan, penentuan penghuni (penerima manfaat) rusuwa agar tepat sasaran. Karena hunian tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada warga yang belum memiliki rumah. Hal itu disampaikan oleh Direktur Rusun Kementerian PUPR, Kuswardono, di peresmian.“Pemerintah Kota Pasuruan, agar hati-hati dalam penilaian,” pesan Kuswardono.

Penilaian dimaksudkan, menyusul upaya verifikasi yang saat ini tengah dilakukan oleh pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan kepada calon penghuni rusuwa. Bahkan Pemkot Pasuruan mencatat terdapat 135 rumah tangga sasaran, bakal diverifikasi, menjadi penghuni rusuwa itu. Jumlah tersebut merupakan bagian dari 350-400 rumah tangga yang sebelumnya masuk dalam daftar tunggu (waiting list).

Sementara untuk dapat menempati 70 ruangan (unit), kapasitas rusuwa tersebut, sesuai dengan kriteria, yakni tepat sasaran, hanya diberikan dan diperuntukkan kepada MBR, yang belum memiliki rumah. Ketentuan tersebut sesuai dengan ketentuan dari Kementerian PUPR “Dalam memberikan tarif sewa ini, kami mohon diperhatikan betul kemampuan warga MBR ini,” pungkas Kuswardono. (abd)

 




Loading Facebook Comments ...