Search

Satpol PP Situbondo Jaring Lima Pasangan Mesum 

LIma pasangan mesum yang terjaring satpol PP di hotel kelas melati di Situbondo. (foto:fat)
LIma pasangan mesum yang terjaring satpol PP di hotel kelas melati di Situbondo. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Petugas Satpol PP Pemkab Situbondo, berhasil menjaring sebanyak lima pasangan mesum, mereka terjaring razia, saat petugas melakukan razia  ke sejumlah hotel kelas melati di Kota Situbondo.

Namun, untuk didata dan dilakukan pembinaan, sebanyak lima pasangan bukan suami istri tersebut, mereka  langsung digelandang ke Kantor Satpol PP Pemkab Situbondo.

Salah seorang wanita   berinisial SI (33), asal Prajekan Bondowoso kepergok Satpol PP sedang berduaan di kamar hotel wisata indah, bersama selingkuhannya berinisial SN, 28 tahun, warga Carmee Bondowoso itu, mengaku terpaksa  berselingkuh karena  sudah tidak harmonis lagi, dengan pasangannya masing-masing.

“Saya   berkenalan melalui facebook tiga bulan lalu.  Keduanya menjaling cinta terlarang karena sama-sama kesepian.  Saya  sudah satu setengah tahun tak diberi nafkah bathin  oleh  suami, sedangkan SN sudah pisah ranjang bersama istrinya,”kata pengakuan SI kepada petugas Satpol PP, Kamis (31/1/2019).

Kasi Pengawasan dan Penertiban Satpol PP Pemkab Situbondo Sutikno menegaskan, semua pasangan mesum yang terjaring razia langsung dilakukan pemeriksaan. Sutikno mengaku, seorang wanita berinisial SI mengaku selingkuh.”Karena hubungannya dengan sang suami sudah tak harmonis lagi,”katanya.

Menurutnya,  lima pasangan mesum terjaring razia di dua hotel berbeda, yaitu satu pasangan mesum di hotel Sarworini dan empat pasang mesum di hotel Wisata Indah”. Bahkan, salah satu pasangan mesum ketakutan dan tak mau keluar kamar hotel wisata indah saat terjaring operasi. Karena tak mau membuka pintu kamar,  sehingga petugas meminta kunci cadangan di bagian resepsionis,”imbuhnya.

Menurutnya, dari lima pasangan mesum  yang terjaring razia, sebagian besar berasal dari luar daerah, dan  hanya dua orang wanitanya berasal dari Situbondo”. Semua pasangan mesum mengaku saling berkenalan melalui media sosial facebook,’bebernya.

Lebih jauh Sutikno menambahkan, untuk memberikan efek terhadap lima pasangan mesum tersebut, selain didata dan dilakukan pembinaan, namun sebelum dipulangkan ke rumahnya masing-masing.”Mereka disuruh menulis surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi,”pungkasnya.(fat)




Loading Facebook Comments ...