Search

Satreskrim Polres Situbondo  Akan Pangil  Oknum Guru SD Pelaku  Penipuan Rp.837 juta  

Kasatreskrim Polres Situbondo  AKP Masykur.(foto:fat)
Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Masykur.(foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Setelah mendapat  pengaduan  tentang kasus dugaan penipuan sebesar Rp. 837 juta, dengan terlapor Hafit  Nur Hainia (25),  warga Desa Alasmalang, Kecamatan Panarukan, Situbondo,   penyidik pidana umum (Pidum) Satreskrim Polres Situbondo, akan memanggil terlapor  Hafit Nur Hainia.

Kasatreskrim Polres Situbondo  AKP Masykur mengatakan, diakui pihaknya telah menerima  pengaduan  tentang penipuan tersebut, namun belum terbit laporan polisi. Apabila  hasil  digelar ada indikasi penipuan,  pihaknya akan mengarahkan  para korban  untuk membuat laporan polisi secara resmi.

“Pada  hari Selasa (26/2)  kemarin, memang sudah dikirim undangan untuk klarifikasi dan hari Jum’at (29/2)  terlapor akan kita panggil untuk menghadap ke penyidik pidana umum. Nah, jika hasil gelar itu harus LP maka kita sampaikan untuk laporan secara resmi,”kata AKP Masykur, Rabu (27/2).

Seperti diberitakan sebelumnya, Hafit Nur Hainia (25), oknum guru di Desa Alasmalang, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur,  mengadukan  ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo, Selasa (26/2/2019).

Sebab, akibat aksi penipuan yang dilakukan perempuan berhijab, yang mengaku berprofesi sebagai guru honorer di salah satu SD di Kota Situbondo, sebanyak 40 orang korban dengan koordinator Rony (32), warga Jalan Melati, Situbondo, mengalami kerugian dengan nominal sebesar Rp 837 juta lebih.

Ironisnya, untuk meyakinkan para korbannya, Hafit memberikan penghasilan sebesar Rp 1 juta setiap bulannya, untuk korban yang menanamkan modalnya sebesar Rp 2,4 juta. Selain itu, dalam menjalankan bisnisnya, Hafit mengaku melakukan kerjasama dengan koperasi di sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) ternama di Kota Situbondo.(fat)




Loading Facebook Comments ...