Search

Satu Keluarga Tersangka Pembunuhan Diringkus Polisi

Satu keluarga tersangka pembunuhan di Dusun Mangu, Desa Pusungmalang, Puspo beserta barang bukti yang diamankan polisi. (foto/abd)
Satu keluarga tersangka pembunuhan di Dusun Mangu, Desa Pusungmalang, Puspo beserta barang bukti yang diamankan polisi. (foto/abd)

Pasuruan, reportasenews.com – Aksi pembunuhan terhadap Satiman, warga Dusun Mangu RT 01/RW 01, Desa Pusungmalang, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jatim, hampir setahun ini, akhirnya terungkap. Para pelaku adalah tetangga korban, yang masih satu keluarga. Mereka diringkus polisi di rumahnya masing-masing, pada pekan lalu.

Para tersangka yakni Mariyono (39), Satiman (56), Rapi’i (30), Lindang (saat ini mendekam di Lapas Porong dan Siyanto (ditetapkan DPO Polres). “Para tersangka ini ditangkap di rumahnya setelah kami melakukan pengembangan kasus atas pembunuhan terhadap Kasman,” kata Waka Polres Pasuruan, Kompol Herlina, saat rilis di Mapolres, Senin (15/1/2018).

Para tersangka ini melakukan pembunuhan berencana terhadap Kasman, pada 6 April 2016 silam. Mereka dendam dan menuding bahwa korban telah menyantet istri Satiman yang menderita sakit perut (kembung) yang tak bisa disembuhkan. Tersangka Satiman kemudian menyuruh anak-anaknya untuk menghabisi korban.

Atas suruhan ayahnya, Lindang, Mariyono, Rapi’i dan Siyanto berangkat dengan membawa 2 bambu dan pedang, akhirnya berhasil membunuh korban di rumahnya. Istri korban langsung syok melihat suaminya meregang nyawa pada dinihari tersebut.

Polisi kesulitan mengusut, siapa pelakunya lantaran tak ada saksi atau bukti pendukungnya pasca terjadinya pembunuhan itu.

Belakangan diketahui setelah polisi berhasil menangkap Mariyono, lantaran adanya laporan warga sekitar dan pengembangan dan keterangan saksi-saksi.

“Siyanto saat ini DPO dan Lindang, jalani hukuman di Lapas Porong. Mereka dijerat pasal 55 Jo 56 Jo 340 KUHP Subs 338 KUHP, dengan ancaman hukuman seumur hidup dan paling ringan 20 tahun penjara, “papar Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Tinton, menambahkan.

Dari tangan para tersangka ini, polisi berhasil menyita 2 bambu dan sebuah senjata tajam (pedang) yang digunakan mereka untuk menghabisi korban, untuk dijadikan barang bukti.

Sementara untuk tersangka Lindang, juga tengah diproses atas aksinya. Sedangkan tersangka lainnya yakni Siyanto, masih dalam pengejaran petugas jajaran Polres Pasuruan. (abd)




Loading Facebook Comments ...