Search

Satu Korban Pencabulan Alami Pendarahan Dibawa ke RS Bhayangkara

Korban pencabulan saat akan diantar dengan mobil Patwal milik Polres Situbondo ke RS Bhayangkara Bondowoso.(foto:fat)
Korban pencabulan saat akan diantar dengan mobil Patwal milik Polres Situbondo ke RS Bhayangkara Bondowoso.(foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Salah seorang  bocah kelas II SDN Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur,  yang menjadi korban kasus pencabulan oknum gurunya yang berinisial JM, mengalami pendarahan.

Namun, karena dikhawatirkan pendarahan yang dialami bocah berusia 8 tahunan itu bertambah parah, Kapolres Situbondo AKBP Sigit Dany Setiyono membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Bondowoso, Jawa Timur.

Diperoleh keterangan, terungkapnya  salah seorang korban pencabulan oknum guru Mata Pelajaran (Mapel) Bahasa Daerah salah satu SD di Kecamatan Banyuputih, Situbondo. Itu terungkap saat Kapolres AKBP Sigit Dany Setiyono bersama Lia Sigit Dany Setiyono, ketua Bhayangkari Situbondo, mengunjungi rumah para korban pencabulan oknum gurunya.

Mendengar ada salah seorang korban pencabulan mengalami pendarahan, Kapolres AKBP Sigit Dany Setiyono langsung memerintahkan anak buahnya,  untuk membawa korban ke RS Bhayangkara Bondowoso, dengan diantar mobil Patwal milik  Polres Situbondo, korban diantar ke RS Bhayangkara Bondowoso, agar cepat mendapat perawatan medis.

Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo membenarkan, jika salah seorang korban pencabulan oknum gurunya itu mengalami pendarahan. Bahkan, agar korban mendapat perawatan medis, korban langsung  diantar dengan mobil Patwal ke RS Bhayangkara Bondowoso.

“Namun, karena hasil medis petugas medis dari  RS Bhayangkara Bondowoso, pendarahan yang dialami siswi kelas II SD Banyuputih tidak begitu parah, sehingga korban tidak menjalani rawat inap, melainkan hanya menjalani rawat jalan,”ujar Iptu Nanang Priyambodo, Minggu (11/2),

Menurutnya, terungkapnya salah seorang bocah korban pencabulan anak dibawa umur mengalami pendarahan. Itu terungkap saat Kapolres AKBP Sigit Dany Setiyono dan ketua Bhayangkari Situbondo Lia Sigit Dany mengunjungi rumah para korban pencabulan gurunya.”Pada saat itulah, salah seorang tua korban memberitahukan jika anaknya masih mengalami pendarahan, sehingga kapolres memerintahkan untuk membawanya ke RS Bhayangkara Bondowoso,”pungkasnya.(fat)

 




Loading Facebook Comments ...