Search

Satu Lagi ! Sapi Milik Warga Bahorok Dimangsa Harimau

Sapi milik warga Bahorok dimangsa harimau saat ditinggal pemiliknya di kebon sawit. (Foto. Ist)

Langkat, Reportasenews – Harimau Sumatera yang berkeliaran di perkebunan warga Bahorok, Kabupaten Langkat, kembali memakan korban satu ekor sapi milik warga, Jumat (08/01/21).

Diketahui, hewan ternak tersebut milik Ngulihi Sinuraya, 52, warga Desa Simpang Pulo Rambung, Kecamatan Bahorok yang diternakkan kepada
Fransiscus.

Kejadian bermula saat Franciscus Mendes berangkat dari rumahnya di Dusun Selayang untuk melihat sapi peliharaannya yang diikatkan di areal kebun kelapa sawit.

Setibanya di tempat, dilihatnya sapi tersebut sudah mati dengan berlumuran darah serta dileher sapi tampak bekas gigitan harimau serta bagian belakang telah terkoyak dimakan harimau.

Bahkan, anak sapi yang berada di dalam kandungan habis dimakan oleh hewan buas tersebut. Selanjutnya, Franciscus Mendes melaporkan kejadian itu kepada Kepala Dusun, Ndapet Mulih Sembiring dan melaporkan pada Kades Ngemat Ginting.

Sebelum kejadian, pihak Dinas Kehutanan Balai Besar TNGL Bukit Lawang telah merencanakan akan melakukan penangkapan harimau yang sudah diketahui berkeliaran di kebun warga dengan sistem memasang perangkap harimau.

Namun, perangkap tersebut diinformasikan masih dalam perjalanan. Sementara, harimau sudah terlebih dahulu kembali memangsa ternak warga.

Diketahui, sejak Desember 2020 dan Januari 2021, tercata di Dusun Selayang, Desa Lau Damak, Bahorok, telah terjadi 3 kali kasus harimau memangsa sapi warga, yakni pada 25 Desember 2020, 6 Januari 2021 dan 8 Januari 2021.

Kapolsek Bahorok AKP P Hutagaol, ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa ini.

“Ya, ada kejadian lagi. Saat ini pihak terkait masih menunggu perangkap harimau turun. Kabarnya sore atau besok pagi”. terang Kapolsek

Saai ini posisi harimau diperkirakan masih berada di sekitar lokasi dan akan ditangkap menggunakan perangkap. Jumlah harimau sejauh ini diketahui hanya satu ekor. Tingginya serangan harimau akhir-akhir ini akibat habitat sang raja hutan semakin sempit dan mulai rusak. (Prb)




Loading Facebook Comments ...