Search

Sempat Buron,Mantan Kepala Bank Riau Dingkap Jaksa di Batam

Kejaksaan Pekanbaru memberikan keterangan pers soal penangkapan Kepala Bank Riau.(foto:gus)
Kejaksaan Pekanbaru memberikan keterangan pers soal penangkapan Kepala Bank Riau.(foto:gus)

Batam,reportasenews.com  – Tim inteligent Kejaksaan Pekanbaru yang dibantu petugas kejaksaan negeri Batam,Filfan F.D.Laia,SH,MH berhasil menangkap seorang buronan koruptor kasus pengadaan kredit fiktif usaha tani pada masyaraat didaerah rumbai,Riau.

Pelaku bernama lengkap Khairil Rusli merupakan pimpinan kepala cabang bank riau di pekan baru,buronan kejaksaan sejak tahun 2011 akhir nya (Senin,05/02/2018) sekitar pukul 22.30 WIB berhasil menangkap terpidana kasus korupsi didaerah kecamatan sagulung batam.

Buronan kejaksaan negeri pekanbaru riau ini kabur dari pekanbaru setelah di vonis oleh pengadilan negeri riau selama 7 tahun penjara,namun usai diputus pengadilan bersalah terhadap Khairil Rusli,terdakwa malah kabur dari perhatian petugas jaga saat akan dibawa kelembaga pemasyarakatan.

Menurut kepala seksi pidana umum,Filfan F.D.Laia SH,MH mengatakan Khairil telah masuk menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak tahun 2011,bahkan pencarian terhadap terpidana telah dilakukan kesejumlah tempat yang diduga tempat persembunyian,namun Khairil terbilang licin dari kejaran petugas kejaksaan,bukan hanya melacak tapi petugas jaksa juga telah meyebarkan foto terpidana kesejumlah aparat didaerah,namun lagi-lagi aksi kabur nya berhasil dari kejaran petugas kejaksaan.

Filfan juga menambahkan,pengungkapan ini berawal dari informasi yang diterima oleh pihak kejaksaan pekan baru bahwa terpidana bersembunyi di salah satu perumahan mewah di batam center,kemudian pihak kejaksaan pekan baru langsung berkoordinasi dengan pihak kejaksaan batam.

“Pihak kejaksaan batam mendapatkan informasi dr kejaksaan pekanbaru bahwa terpidana koruptor yang telah lama dicari (Khairil Rusli_red) bersembunyi di batam center”ujar Filfan.

Selain itu Filfan juga mengatakan saat melakukan penangkapan terpidana langsung menuju kediaman terpidana,namun terpidana tersebut tidak berada dirumah,melainkan berada ditempat fitnes Platinum yang terletak disebuah mal Top 100 kota batam.

Kemudian pihak kejaksan yang di bekap kepolisian polsek nongsa melanjutkan memburu ketempat usaha milik khairil Rusli hingga akhirnya berhasil menangkap tanpa ada perlawanan.

“Berdasarka keputusan PN Negeri pekanbaru,terpidana pimpinan bank riau ini,merugikan keuangan negara seebesar Rp.3,4 milyar dan dijatuhi hukuman selama 7 tahun penjara, denda sebesar Rp.250 juta dan subsider 6 bulan penjara”kata Filfan.

Sementara pelaku mengaku selalu berpindah tempat dari pengejaran kejaksaan,pelaku juga kerap berubah-ubah menggunakan penyamaran agar tidak mudah dikenali petugas.

Rencana nya pagi ini mantan pimpinan cabang bank riau ini akan diberangkatkan ke pekanbaru untuk menjalani proses hukuman nya selama 7 tahun penjara”tutup Filfan.(gus)




Loading Facebook Comments ...