Search

Sempat Dihapus oleh  Gus Dur, Presiden Jokowi Fungsikan Kembali Jabatan Wakil Panglima TNI

Ilustrasi. (foto:istimewa)
Ilustrasi. (foto:istimewa)

Jakarta,reportasenews.com – Presiden Jokowi akan memfungsikan kembali jabatan Wakil Panglima TNI setelah sempat dihapus pada masa pemerintahan Presiden Gus Dur. Hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 66/2019 yang ditandatangani Jokowi pada 18 Oktober 2019.

Perpres ini diterbitkan untuk mengganti Perpres 42/2019 tentang Perubahan Kedua atas Perpres 10/2010 tentang Susunan Organisasi TNI.

Jabatan Wakil Panglima TNI nantinya diisi oleh jenderal bintang empat dengan tujuan untuk membantu tugas yang diemban oleh Panglima TNI.

Kepala Staf Kepresiden Moeldoko mengatakan wakil panglima untuk mempermudah urusan panglima jika tengah bertugas ke luar negeri atau ada tugas lainnya.

Soal siapa yang akan menduduki jabatan tersebut Moeldoko menjelaskan tiga kepala staf, yaitu KSAD, KSAL, dan KSAU, berpeluang diangkat menjadi wakil panglima TNI.

“Saya pikir para kepala staf punya peluang untuk itu,” ujar Moeldoko di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (7/11).

Moeldoko menambahkan soal nama Wakil Panglima TNI bisa ditentukan oleh Presiden Jokowi atau Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Yang menentukan nama wakil panglima bisa panglima, bisa presiden, atau atas saran panglima. Penunjukan,” ujar Moeldoko. (*)




Loading Facebook Comments ...