Search

Seorang Ayah Tega Aniaya Anak Kandung Sendiri

Kelik, (44 tahun) pelaku penganiayaan anak kandung ditangkap aparat Reskrim Polres Langkat. (Foto. Prb)

Langkat, Reportasenews – Seorang ayah ditangkap karena menganiaya anak kandungnya sendiri . Pelakunya meruapakan ayah tiga anak, Sumisno alias Kelik (44) ditangkap aparat Reskrim Polres Langkat.

“Pelaku sudah kita tangkap sekarang sedang diperiksa secara intensif,” kata Kasat Reskrim Polres Langkat Iptu Muhammad Sahed Husen melalui Kanit Perempuan dan Anak Iptu Nelson Manurung, di Stabat, Senin (04/01/21).

Saat diamankan, pelaku penganiayaan terhadap anak kandungnya sendiri, sempat berusaha melarikan diri. Dari pengakuan pelaku kepada penyidik, yang bersangkutan juga diduga pemakai narkotika jenis sabu-sabu, kini dalam pemeriksaan intensif.

Seperti diketahui penganiayaan terhadap anak ini sempat viral di media sosial facebook, banyak kalangan berharap secepatnya pelaku penganiayaan terhadap anaknya ini segera ditangkap.

Akhirnya setelah beberapa jam laporan diterima maka pelakunya pun ditangkap Satreskrim Polres Langkat.

Tersangka berhasil ditangkap saat berada di terminal Pasar X Tanjung Beringin Kecamatan Hinai, saat hendak naik ke bus, kata Kanit Perempuan dan Anak Polres Langkat Iptu Nelson Manurung, di Stabat, Senin (04/01/21).

“Saat tim hendak melakukan penangkapan ke kediamannya didapat informasi tersangka sedang berada di terminal bus, langsung kita kejar ke lokasi dan kita tangkap,” katanya.

Sementara itu tersangka Sumisno alias Kelik saat diperiksa menangis dan berkilah tidak melakukan penganiayaan terhadap anak kandungnya.

Berselang beberapa saat kemudian dua anak yang dianiayanya, istrinya dan mertuanya pun masuk. Melihat itu tersangka menangis lagi, namun kedua anaknya tak sedikitpun mengeluarkan air mata mereka.

“Sudah cukup lama mereka (kedua anak) dianiayanya,” kata Satiem, istri tersangka yang sudah selama sebulan ini diusir dari rumahnya.

Ia mengatakan, sudah 20 tahun membina rumah tangga tersebut bersama suaminya itu. Namun sebutnya, dua tahun belakangan ini, pelaku berubah dan kerap mengamuk dan menganiaya dirinya.

Pelaku kerap mengamuk ketika tidak ada uang dan bila permintaannya tidak dituruti.

“Kalau dia minta uang, ngk dituruti dia mengamuk. Katanya, dia kalau tidak pakai narkoba, dia tidak bisa kerja. Saya saya diusir dari rumah dia pakai benda tajam berupa alat pengangkat tandan sawit,” sebutnya. (Prb)




Loading Facebook Comments ...