Search

Seorang Remaja Tunawisma Menjadi Fotografer Pernikahan Terkenal

Foto pernikahan karya Carsten Schertzer
Foto pernikahan karya Carsten Schertzer

Amerika, reportasenews.comCarsten Schertzer masa remajanya dihabiskan hidup dijalanan dan menjadi gelandangan tunawisma. Nasib kemudian membawanya menjadi salah satu fotografer spesialis pernikahan yang menyabet perhargaan kompetisi foto.

Carsten mencoba kamera pertama saat berusia 11 tahun. Saat itu dia terpikat oleh budaya skateboard dan fotografer industri saat itu. Carsten mimpi memotret skateboard untuk mencari nafkah dan mencoba tanpa henti untuk membuatnya masuk dalam industri skateboard.

Saat berusia 16 tahun, dia ditendang dari sekolah menengah atas dan tinggal di jalanan California selatan. Tidur di taman umum dan sofa teman tapi masih mengejar mimpi untuk menjadi fotografer skateboard.

Pada usia 18 tahun, dan masih belum menjadi fotografer skate profesional, Carsten memutuskan sudah waktunya untuk membuat perubahan, dia memutuskan untuk mengemasi tas kamera dan pergi ke San Francisco dan menjadi fotografer pernikahan.

Carsten menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk keluar masuk dari mobil dan menggunakan cafe kopi sebagai kantornya. Perlahan-lahan, dengan menggunakan portofolio skateboard sebagai referensi, dia mulai mendapatkan klien, akhirnya mengubah karirnya menjadi fotografer pernikahan yang menjadi pekerjaan penuh waktu.

Hari ini, Carsten berumur 24 tahun. Bayangkan, pekerjaan dia telah membawanya melakukan perjalanan ke 12 negara di 4 benua, semuanya karena fotografi pernikahan.

Carsten sangat bangga mengatakan bahwa dia memiliki pekerjaan terhebat yang pernah dibayangkan – yang lebih baik daripada memotret skateboard untuk mencari nafkah.

Sebuah cerita hidup yang penuh inspirasi bagi siapapun yang berminat mengejar karirnya di industri fotografi, layak diacungi jempol. (Hsg)

.




Loading Facebook Comments ...