Search

Sepasang Pasutri Mengaku Disekap Panti Rehabilitasi Narkoba

HS & MA, pasangan suami istri yang mengaku disekap di sebuah panti rehabilitasi narkoba di Bogor, Jawa Barat. (Foto. Win)

Jakarta, Reportasenews – Sepasang suami istri mengaku telah disekap sebuah panti rehabilitasi narkoba di Bogor, Jawa Barat selama lebih dari satu bulan. Keduanya yakin telah menjadi korban salah tangkap karena tidak ada barang bukti.

Sepasang suami istri tersebut berinisial HS dan MA. Keduanya tengah mempertimbangkan menempuh jalur hukum.

“Kami ditangkap tidak ada barang bukti narkoba. Tetapi kami diwajibkan menjalani rehabilitasi selama lebih dari sebulan. Apa ini bukan penyekapan namanya,” kata HS yang didampingi istrinya, MA saat menceritakan penyekapan pada ReportaseNews, akhir pekan lalu di Jakarta.

Dia menyatakan rela menjalani rehabilitasi jika terbukti mengonsumsi narkoba yang dibuktikan dari tes urin.

Meski kini telah keluar dari Panti Rehabilitasi Narkoba, tetapi mereka mengaku mengalami tekanan mental.

“Kami punya anak satu yang masih kecil yang telantar karena kami disekap di panti tanpa alat bukti. Kita akan menempuh jalur hukum,” tutur HS sambil terisak.

HS juga mengaku pihak panti sempat menahan 6 surat sertifikat tanah miliknya sebagai jaminan sebelum ia mampu menyerahkan uang 100 juta yang diminta. Namun HS belum bisa menjelaskan lebih lanjut kasus penyekapannya. Setiap kali teringat, ia mengaku depresi berat.

“Jangan dulu ditanya-tanya, saya trauma Bang,” elaknya sambil tak henti menangis.

Untuk menelusuri kisah dugaan salah tangkap dan dugaan penyekapan, Reportase News juga akan mengkonfirmasi ke sejumlah pihak yang berwenang.(Win)




Loading Facebook Comments ...