Search

Sepuluh Perwira Polri yang Ikut Pilkada 2108, Resmi Mengundurkan Diri

PILKADA SERENTAK 2018

Jakarta,reportasenews.com – Sepuluh perwira Polri yang akan mengikuti Pilkada Serentak tahun 2018 telah resmi mengundurkan diri dari instansi kepolisian.

Tiga Perwira Polri yang dinyatakan lolos yaitu Anton Charlian untuk mengikuti Pilkada Jawa Barat, Murad Ismail yang ikut dalam Pilkada Maluku dan Safarudin yang akan mengikuti Pilkada di Kalimantan Timur.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Mabes Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal, Selasa (13/2) mengatakan, keputusan Presiden (Kepres) pengunduran diri anggota Polri yang akan ikut Pilkada atas nama Anton Charlian, Murad, dan kawan-kawan sudah ditandatangani oleh presiden.

Keppres pengunduran diri tersebut bernomor 9 /Polri/Tahun 2018 tertanggal 12 Februari 2018. Dengan adanya Keppres tersebut, maka mereka diberhentikan dengan hormat untuk melanjutkan proses Pilkada.

Sepuluh perwira tersebut kini statusnya sudah menjadi warga sipil.

“Tiga pati Polri yang ikut pilkada Anton Charliyan, Murad Ismail, dan Safaruddin sudah resmi pensiun. Mereka tidak dapat kembali dinas aktif ke Polri,” jelas Iqbal.

Selain tiga  perwira tinggi, nama-nama anggota Polri yang mengikuti Pilkada adalah AKBP Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat (calon Bupati Tapanuli Utara), Kombes Syafiin (calon bupati Jombang), AKBP Marselis Sarimin (calon bupati Manggarai Timur).

Selain itu, Brigadir Kepala Nichodemus Ronsumbre (calon bupati Biak Numfor), AKBP Ilyas (calon wakil wali Kota Bau Bau) dan Kombes Siswandi (calon wali kota Cirebon).

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menegaskan bahwa anggotanya yang mengikuti Pilkada serentak harus lepas dari korps Bhayangkara begitu KPU menetapkannya sebagai peserta Pilkada pada 12 Februari 2018.

Sementara itu, pada saat pendaftaran sebagai bakal calon peserta, mereka hanya mengantungi surat pengunduran diri, namun belum resmi diberhentikan.(*)




Loading Facebook Comments ...