Search

Setor Rp. 3,6 miliar, Agen First Travel Lapor ke Polisi

Posko pengaduan korban Biru Perjalanan Umroh First Travel. (foto: suara.com)
Posko pengaduan korban Biru Perjalanan Umroh First Travel. (foto: suara.com)

Situbondo, reportasenews.com – Mengaku telah menyetor sekitar Rp 3,6 miliar kepada biro perjalanan ibadah umroh PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel, Jumat (8/9) seorang agen PT First Travel di Kota Situbondo, yakni Diah Sevi Yuliana (36) warga Kota Timur, Desa/Kecamatan Besuki, melaporkan PT First Travel ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo.

Didampingi dua orang kuasa hukumnya, yakni Jhoni Zaini Sasmanto M.H dan Jayadi SH, Diah Sevi Yuliana agen First Travel mengaku telah menyetor sekitar Rp 3,6 miliar, dengan jumlah jamaah sebanyak 238 orang.

“Saya terpaksa melaporkan kasus ini ke Polres Situbondo, karena beberapa kali kami berkomunikasi dengan PT First Travel di Jakarta itu tidak ada tanggapan, sementara sebanyak 238 jamaah terus melakukan komplain kepada saya selaku agen di Situbondo,” kata Diah Sevi Yulianan, Jumat (8/9).

Salah seorang kuasa hukum Diah Sevi Yuliana, yakni Jhony Zaini Sasmanto mengatakan, setelah melaporkan ke posko pengaduan korban PT First Travel di Polres Situbondo, pihaknya nanti akan menidaklanjuti laporan ini ke Mabes Polri, dengan harapan sebanyak 238 orang jamaah yang menyetor melalui agen Diah Sevi di Situbondo bisa mendapat perhatian dari biro perjalanan ibadah umroh PT First Travel.

“Dalam melaporkan kasus ini, klien kami juga membawa sejumlah bukti penyetoran ke First Travel, dengan jumlah total sekitar Rp 3,6 miliar. Ini dilakukan jika klien kami telah menyetorkan semua milik ratusan jamaah Situbondo PT First Travek,“ kata Jhoni.

Sementara itu, Kapolres Situbondo AKBP Sigit Dany Setiyono membenarkan adanya laporan dugaan penipuan oleh PT First Travel dari salah satu agen di Situbondo, dalam laporannya agen bernama Dia Sevi itu mengaku telah menyetor uang dengan nominal sebesar Rp 3,6 miliar kepada PT First Travel di Jakarta, sejumlah uang tersebut milik sebanyak 238 orang jamaah.

“Selain didampingi dua orang kuasa hukumnya, namun dalam melaporkan ke Mapolres Situbondo, agen First Travel di Situbondo juga didampingi sebagian jamaah yang menjadi korban biro perjalanan ibadah umroh PT First Travel,” katanya.

Menurutnya, berdasarkan informasi di Situbondo ada empat agen PT First Travel, namun dari sebanyak empat agen itu diperkirakan ada ribuan orang jamaah, namun hingga kini baru satu agen yang melaporkan ke Mapolres Situbondo.

”Oleh karena itu, kami berharap kepada para jamaah yang menjadi korban PT Fisrt Travel untuk segera melaporkan ke posko pengaduan di Polres Situbondo, sedangkan laporan tersebut melimpahkan ke Mabes Polri untuk penindakannya,” pungkasnya.(fat)




Loading Facebook Comments ...