Rabu, 18 Januari 2017

Setya Novanto Berpeluang Menjadi Ketua DPR Lagi

Setya Novanto Berpeluang Menjadi Ketua DPR Lagi

JAKARTA, REPORTASE – Surat keputusan MKD yang mengabulkan pemulihan nama baik Setya Novanto, direspon cepat oleh fraksi partai Golkar di DPR. Jumat (30/09) siang fraksi partai Golkar menggelar rapat pleno membahas nasib Setya Novanto serta dukungan Golkar kepada Pemerintah.

Pasca dikeluarkannya putusan MKD itu, beredar isu yang menyebutkan Setya Novanto akan kembali menjadi ketua DPR. Fraksi partai Golkar sendiri tidak membantah adanya suara-suara dari dalam partai yang menginginkan Setya Novanto kembali menduduki jabatan ketua DPR

“ooo.. bukan sejumlah.. banyaaak.. kalo yang mau yg seperti itu. Ini kan masalah pertimbangan politik. Jangan-jangan semua anggota DPR itu sudah dorong2 dia. sudah.. pak bapak jadi ketua dpr saja, kerja lagi.. “ Kata Kahar Muzakir, Plt ketua Fraksi Partai Golkar di DPR.

Selain itu, menurutnya, sebagai ketua umum, Setya Novanto berhak mengajukan diri sebagai pimpinan DPR. Proses mekanisme penggantian ketua dpr dari partai golkar pun tidak sulit.

“mekanisme pergantian itu sebenarnya cukup ketua dan sekretaris fraksi mengirim surat kpd pimpinan DPR. undang undang yang mengatur itu, karena yg ketua dpr itu dr golkar,” jelas Kahar.

Sementara itu, Mahkamah Kehormatan DPR atau MKD, sudah sepakat untuk memulihkan nama baik Setya Novanto, yang sebelumnya tersangkut kasus papa minta saham. Alasannya Mahkamah Konstitusi mengeluarkan putusan yang menyebutkan bukti berupa rekaman tidak bisa dijadikan alat bukti,  jika diambil bukan oleh aparat hukum.

MKD sendiri menyadari keputusannya ini akan menimbulkan pro dan kontra. Namun MKD menilai, keputusan itu diambil karena alasan taat kepada putusan MK yang bersifat mengikat.

“ketika kita mengacu pada putusan MK, bahwa rekaman elektronik itu tidak mengikat, itu berarti bahwa bukti yg dijadikan dasar oleh Sudirman Said tentang pelanggaran etika Setya Novanto juga tidak bisa ditindak lanjuti. Tidak berdasar gitu lho”, tandas Sarifuddin Sudding, Wakil ketua MKD dari Partai Hanura.

Kronologisnya pemulihan nama Setya Novanto sendiri bermula dari keluarnya keputusan MK. Setya Novanto kemudian mengajukan permohonan peninjuan kembali kepada MKD pada 19 september. Lalu pada 27 september MKD melakukan rapat yang hasilnya memenuhi permohonan Setya Novanto. (ad)

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel Reportase News. Untuk mendapatkan informasi terupdate, silakan berlangganan newsletter kami melalui kolom email di bawah ini.

No Responses

Loading Facebook Comments ...