Search

“Si Pencet” dari Melirang Bakal Menjadi Desa Percontohan se-Kabupaten Gresik

Wabup Gresik H Moh Qosim didampingi Kades Melirang HM Muwaffaq saat launching Si-Pencet. (Foto/didik hendri)
Wabup Gresik H Moh Qosim didampingi Kades Melirang HM Muwaffaq saat launching Si-Pencet. (Foto/didik hendri)

Gresik, Reportasenews.com – Wakil Bupati (Wabup) Gresik H Moh Qosim memberikan apresiasi positif atas lahirnya inovasi baru dalam bentuk aplikasi canggih bernama “Si-Pencet”. Sistem pelayanan cepat, Efektif, dan Terukur (Si-Pencet) ini terlahir dari rahim Desa Melirang, Kecamatan Bungah Gresik, Jawa Timur. Sistem pelayanan administrasi dengan layar sentuh dan HP Android ini baru pertama kali di Indonesia.

“Hadirnya aplikasi tersebut, untuk mempermudah pelayanan, sehingga dapat meningkatkan kinerja dan meningkatkan pelayanan dengan menerapkan e-government, dan nanti semua bentuk pelayanan publik akan mengarah ke sana, sehingga memudahkan pelayanan bagi masyarakat,” ujar Wabup Qosim didampingi Kades Melirang Bungah HM Muwaffaq saat launching Si-Pencet di balai desa setempat, Kamis (4/4/2019).

Lebih lanjut Wabup menandaskan, aplikasi Si-Pencet ini berawal dari Desa Melirang Bungah, untuk itu pihaknya berharap desa-desa lain di Kabupaten Gresik dapat mencontoh hal positif ini. “Inovasi yang telah dilakukan Pemdes Melirang dalam melayani masyarakat patut menjadi rujukan, sehingga Desa Melirang bisa dijadikan Desa Percontohan di Kabupaten Gresik,” tegas Wabup.

Sementara itu Kepala Desa Melirang HM. Muwaffaq, S.Ag, M.Si memaparkan, dengan Launching aplikasi Si-Pencet tersebut, sistem pelayanan administrasi menggunakan sistem online, cukup dengan layar sentuh dan HP Android.

“Dengan Si-Pencet (Sistem pelayanan cepat, efektif, dan terukur), didukung dengan Pesilat (Pelayanan Sistem Layar Sentuh ) dan Pesona ( Pelayanan Sistem Online Android ), kami bertekad menuju Melirang Desa 3M (Mandiri, Madani, dan Multidimensional ),” ungkap Muwaffaq yang juga Dosen Ponpes Qomaruddin Bungah ini.

Menurut Muwaffak, aplikasi layanan masyarakat ini  mempermudah masyarakat mengurus surat menyurat hanya dalam waktu relatif singkat. Di aplikasi tersebut, terdapat 12 fitur layanan administrasi. Diantaranya terkait surat keterangan Kehilangan,  E-KTP, dan keperluan warga desa lainnya. “Hanya kurang dari satu menit masyarakat bisa terlayani,” pungkasnya.

Kegiatan launching diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada 800 warga Desa Melirang, yang diserahkan secara simbolis oleh Wabup Qosim, Kepala BPN Gresik Asep dan Kepala Desa Melirang H. M. Muwaffaq, S.Ag, M.Si serta Muspika Bungah. (dik)




Loading Facebook Comments ...