Search

Siap-Siap Menyaksikan Gerhana Bulan “Super Moon” 31 Januari

super moon

Jakarta, reportasenews.com–Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa pada 31 Januari 2017 mendatang akan terjadi fenomena langka yakni gerhana bulan atau peristiwa terhalangnya cahaya matahari.

Fenomena yang dikenal dengan nama trilogi supermoon tersebut dikatakan langka karena pada saat itu berlangsung tiga peristiwa alam secara bersamaan, mulai dari Supermoon, Blue Moon, dan Gerhana Bulan Total.

Menurut Dwikorita, peristiwa langka itu bisa disaksikan pada pukul 17.00-23.00 WIB.

Hanya saja untuk mendapatkan pengamatan yang maksimal, ia menyarankan agar masyarakat melihat fenomena tersebut pada pukul 19.00-21.00 WIB.

“Puncaknya pada pukul 20.29 WIB. Kami himbau masyarakat untuk manfaatkan fenomena yang langka ini untuk observasi, pengamatan, kepentingan ilmiah selain tentunya keindahan,” ungkapnya.

“Kami sarankan untuk juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai pengamatan atau observasi. Ini bukan untuk menjadi sesuatu hal yang menakutkan,” tutupnya

Gabungan peristiwa itu yang membuatnya dinamakan Super Blue Blood Moon atau gerhana bulan biru kemerahan. Pada saat itu bulan akan berada pada titik terdekat dengan bumi.

“Jadi super blue blood moon diperkirakan akan terjadi pada 31 Januari. Ini fenomena alam biasa namun langka. Kejadiannya 100 tahun lebih, bahkan yang terakhir 150 tahun lalu,” kata Dwikorita, Senin (29/1).

Dwikorita menambahkan fenomena itu langka dimana terjadi bulan purnama tapi kemudian diikuti dengan gerjana bulan umbra atau total.

Pada saat itu posisi matahari, bulan dan bumi tepat berada pada satu garis.

“Kali ini posisi bumi tepat berada pada jarak terdekatnya dengan matahari dalam revolusi bumi terhadap matahari,” sambungnya. (tat/tri)




Loading Facebook Comments ...