Search

Sibuk Kampanye, Rapat Paripurna DPRD Situbondo Diundur   

Kursi anggota dewan terlihat banyak yang kosong, kemarin. Makanya, paripurna akhirnya ditunda. (foto:fat)
Kursi anggota dewan terlihat banyak yang kosong, kemarin. Makanya, paripurna akhirnya ditunda. (foto:fat)
Situbondo,reportasenews.com – Sidang  paripurna persetujuan perubahan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2016-2021, terpaksa ditunda, lantaran  rapat tertinggi di DPRD tersebut tidak memenuhi qourum.
Bahkan, sidang paripurna tersebut hanya dihadiri sebanyak 18 anggota dewan yang mengisi daftar hadir, dari jumlah total sebanyak 45 anggota DPRD Situbondo. Padahal, untuk memenuhi qourum, anggota yang hadir minimal 2/3 dari seluruh anggota DPRD atau 30 orang.
Ketua DPRD Kabupaten Situbondo Bashori Shanhaji mengatakan, saat ini, para wakil rakyat sedang sibuk kampanye.  Apalagi sekarang sudah mendekati pencoblosan.”Sehingga ketidak hadiranya, harap dimaklumi karena kondisinya seperti ini,”kata Bashori Shanhaji, Kamis (11/4/2019).
Menurutnya, pada Pemilu serentak tahun 2019 ini, hampir seluruh anggota DPRD Situbondo mencalonkan diri kembali sebagai calon anggota dewan. Secara psikologi, otomatis mereka lebih mementingkan aktifitas mencari suara. “Karena mereka punya tanggung jawab, untuk  mensukseskan harapan partai masing-masing,” kata Bashori.
Dalam rapat paripurna ini sempat dibuka. Tetapi, setelah dilihat daftar hadir, ternyata tidak qourum. Akhirnya, pimpinan sidang menawarkan dua opsi penundaan. Yaitu ditunda selama dua kali 60 menit atau menunggu penjadwalan ulang oleh badan musyawarah (banmus).
“Kami mengambil opsi kedua setelah menerima masukan dari anggota yang hadir. Teman-teman menyadari, percuma ditunda dua jam. Meskipun ditunggu, anggota yang tidak hadir sepertinya tidak akan datang,” terang Bashori.
Untuk jadwal paripurna, akan dibahas setelah pemilu. Bashori mengaku, rapat banmus dilaksanakan pada tanggal 23 April mendatang. “Penundaan ini juga tidak ada masalah dari sisi regulasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto mengatakan, pihaknya bisa memaklumi kondisi demikian. Apalagi hari pencoblosan tinggal hitungan hari. “Menurut saya bisa dimaklumi. Saya rasa tidak ada yang perlu dipermasalahkan karena anggota dewan semata-mata sibuk kampanye,” ujarnya.
Bupati menambahkan, anggota dewan saat ini memiliki tanggung jawab pada konstituennya. Untuk mendapatkan kursi wakil rakyat, setidaknya mampu mempertahankan suara yang diperoleh lima tahun lalu. “Atau kalau bisa menambah. Inikan sudah detik-detik akhir,” kata Dadang.
Bupati Dadang menegaskan, meski ditunda, namun terpenting dari perubahan RPJMD adalah substansinya. Yaitu pemerintah telah mampu meyakinkan legislatif terhadap perubahan tersebut. “Sudah klir antara eksekutif dengan legislatif. DPRD bisa menerima perubahan karena kita bisa menyajikan analogi yang sangat rasional dan didasarkan pertimbangan akademis,” pungkasnya.(fat)



Loading Facebook Comments ...