Search

Simpan Ganja, Dua Terdakwa Divonis Berbeda

Suasana Sidang di Pengadilan Negeri (PN) Depok. (foto:ltf)
Suasana Sidang di Pengadilan Negeri (PN) Depok. (foto:ltf)
Depok,reportasenews.com – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok menjatuhkan putusan terhadap dua terdakwa yang menyimpan narkotika jenis ganja secara berbeda. Putusan itu terjadi atas nama terdakwa Muhammad Yanto dan Fahricky Maska.
Dalam amar putusan yang disampaikan ketua majelis hakim Yuanne Marietta dengan anggota Yulinda Tri Asih Muryati dan Rizky Mubarak Nazario menyatakan terdakwa Muhammad Yanto terbukti bersalah dan meyakinkan melakukan tindak pidana tanpa hak menguasai narkotika golongan I dalam bentuk tanaman sebagaimana diatur dan diancam Pasal 111 Ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Muhammad Yanto dengan pidana penjara 4 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dan denda sebesar Rp 800.000.000 atau apabila tidak dibayar digantikan hukuman penjara selama satu bulan. Memerintahkan barang bukti berupa 1 buah handphone merk Samsung model SM-B 109 E warna hitam, sisa barang bukti ganja seberat 1,0394 gram dan 1 buah helm merk DYR warna merah dirampas untuk dimusnahkan.
Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Depok Leli Adespitrikasih menuntut terdakwa Muhammad Yanto telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I dalam bentuk tanaman sebagaimana diatur dalam dakwaan alternatif kedua Pasal 111 Ayat 1 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Muhammad Yanto dengan pidana penjara selama 4 tahun dan denda sebesar Rp 800.000.000 atau apabila tidak dibayar digantikan hukuman penjara selama 1 bulan. Menetapkan barang bukti 1 buah handphone merk Samsung model SM-B 109 E warna hitam, sisa barang bukti ganja dengan berat 1,0394 gram, dan 1 buah helm merk DYR warna merah dirampas untuk dimusnahkan.
Sedangkan terdakwa Fahricky Maska dalam amar yang dibacakan majelis hakim yang diketuai Sri Rejeki Marsinta dengan anggota Nanang Herjunanto dan Darmo Wibowo Mohammad menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan meyakinkan melakukan tindak pidana secara tanpa hak menguasai narkotika golongan I dalam bentuk tanaman. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Fahricky Maska dengan pidana penjara selama 5 tahun dan denda sebesar Rp 800.000.000 dengan ketentutan tidak dibayar diganti pidana penjara selama tiga bulan. Memerintahkan barang bukti berupa 8 paket narkotika golongan I dalam bentuk tanaman seberat 48,18 gram, 1 buah tas selempang berwarna coklat hitam, 2 lembar uang tunai pecahan Rp 50.000 dirampas untuk dimusnahkan.
Sebelumnya, JPU Kejari Depok Eki Moralita menuntut terdakwa Fahricky Maska telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana tanpa hak menguasai narkotika golongan I dalam bentuk tanaman sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 111 Ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan penjara selama 4 tahun 6 bulan dan denda sebesar Rp 800.000.000 atau apabila tidak dibayar digantikan penjara selama 3 bulan. Menetapkan barang bukti berupa 8 paket narkotika golongan I dalam bentuk tanaman seberat 48,18 gram, 1 buah tas selempang berwarna coklat hitam, 2 lembar uang tunai pecahan Rp 50.000 dirampas untuk dimusnahkan. (jan/ltf)



Loading Facebook Comments ...