Search

SMK 1 Jayapura Dapat Sosialisasi Pungli dan Berita Hoax

Sebanyak 70 siswa berfoto usai kegiatan sosialisasi berita hoax dan saber pungli yang dilaksanakan oleh polsek Sentani Timur. ( foto : riy )
Sebanyak 70 siswa berfoto usai kegiatan sosialisasi berita hoax dan saber pungli yang dilaksanakan oleh polsek Sentani Timur. ( foto : riy )

Jayapura, reportasenews.com – Guna menanamkan hidup jujur kepada anak sekolah, Polsek Sentani Timur melalui Binmas melakukan sosialisasi saber pungli dan berita Hoax serta ujaran kebencian terhadap para guru dan murid SMK Negeri 1 Sentani Kab. Jayapura. Selasa (8/5/2018).

 

Tak henti hentinya aparat kepolisian melakukan gerakan berita hoax yang kerap kali menjadi  penyebab konflik didalam tubuh masyarakat, sehingga aparat kepolisian di era sekarang sangat paham betapa pentingnya pengetahuan dini soal pungli bagi generasi muda.

 

Penyampaian materi sosialisasi saber pungli dan berita hoax serta ujaran kebencian ini dilakukan langsung oleh Kanit Binmas Polsek Sentani Timur, Bripka Paulus Maukuba dan Brigpol Sagi yang di hadiri oleh para guru serta Siswa-siswi SMK Negeri 1 sebanyak 70 siswa.

 

Dalam materinya Kanit Binmas Bripka Makuba menyampaikan bahwa dalam Undang-Undang Perpres No. 87 Tahun 2016 tentang saber pungli dan kami menghimbau kepada siswa/siswi bila manemukan pungutan liar yang beredar di dalam lingkungan sekolah yang dilakukan oleh oknum guru, kami harap bisa melaporkan kepada pihak kepolisian dalam hal ini polsek sentani timur.

 

“saya berharap kedepan ketika kita semua sudah paham apa itu pungli saya berharap agar siswa dan siswi pro aktif jika seandainya terdapat pungli disekolah dapat melaporkan langsung pada kami”. tegasnya.

 

Lanjut Bripka Makuba, karena lingkungan sekolah di indonesia sudah 58 sekolah yang ditemukan atau melakukan berbagai macam modus pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh oknum guru kepada para siswa/siswi, maka juga menghimbau kepada para dewan guru untuk bersih dari pungutan liar.

 

Sementara itu Brigpol Sagi Menambahkan, agar penggunaan media sosial sudah tak lazim bagi kalangan anak sekolah saat ini dimana generasi jaman milenial sangat dekat dengan medsos yang hanya dijangkau menggunakan medsos.

 

“Saya tahu semua aktif di media sosial sehingga saya menghimbau apabila bila menemukan pemberitaan yang belum tentu kebenarannya atau biasa disebut Hoax jangan langsung membagikan atau share karena bisa saja berita tersebut dapat mengadu domba kita, karena ini Sama halnya dengan membuat status ujaran kebencian terhadap siapapun di media sosial karena akan dikenakan Undang-Undang ITE sehingga dengan adanya UU tersebut kita semua dapat bijak dalam menggunakan media sosial dan lakukan hal yang positif untuk membangun bangsa ini”. Ucap Brigpol Sagi.

 

Pihak Sekolah yang diwakili oleh Ibu Gerda Wally sangat berterimakasih dan mengapresiasi kepolisian resor jayapura terutama polsek sentani timur yang dengan terus menerus melakukan sosialisasi kepada siswa maupun masyarakat sekitar.

 

“Terimakasih kepada bapak polisi yang sudah hadir dan memberikan sosialisasi sehingga semua siswa/siswi serta dewan guru SMK Negeri 1 Sentani dapat  memahami cara penggunaan media sosial yang baik, benar dan tidak merugikan orang lain,” Tuturnya. ( riy )

 




Loading Facebook Comments ...