Search

Sopir Ngantuk, Minibus Tabrak Truk Parkir Satu Tewas dan Satu Kritis

Kendaraan minibus rusak berat setelah menabrak truk yang sedang di parkir. Satu tewas dan satu kritis dalam lakalantas di jalan Raya Pantura Situbondo. (foto:fat)
Kendaraan minibus rusak berat setelah menabrak truk yang sedang di parkir. Satu tewas dan satu kritis dalam lakalantas di jalan Raya Pantura Situbondo. (foto:fat)
Situbondo,reportasenews.com – Diduga sang sopir mengemudikan dalam kondisi mengantuk berat, sebuah kendaraan Xenia bernopol P 1825 V menabrak kendaraan truk bernopol DK 9339 GJ, yang sedang parkir di bahu jalan di Jalur Pantura Situbondo, Jawa Timur, Jumat (8/11/2019).
Akibat insiden laka tunggal yang terjadi di Jalan Raya Desa Curah Kalak, Kecamatan Jangkar, Situbondo, korban bernama Sumartin (36), warga Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, tewas dengan kondisi mengalami pendarahan di kepala bagian belakang.
Selaini itu, putranya yang bernama Riski Saputra (14), mengalami luka berat, dengan kondisi mengalami luka robek dan lehernya. Saat ini, korban masih menjalani perawatan secara intensif di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo.
Diperoleh keterangan, tabrakan tunggal yang terkadi pada KM 217 arah Kota Surabaya itu, berawal saat korban Sovi Abdul Majid (36), dengan penumpang istri dan anaknya melaju arah menuju ke arah timur, dengan kecepatan sedang.
Namun, saat melintas dilokasi kejadian korban tidak dapat mengendalikan kemudinya. Bahkan, langsung  oleng  ke sebelah kiri hingga  menabrak truk  yang dikemudikan oleh I Made Juliandre (62), asal Tabanan, Bali, yakni truk yang sedang parkir di bahu jalan dilokasi kejadian.
Selain mengakibatkan satu orang  korban Sumartin tewas dan satu orang korban mengalami  luka berat. Insiden laka tunggal tersebut juga mengakibatkan mobil Xenia berwarna putih  milik korban ringsek tak berbentuk.
Kanit Laka Polres Situbondo Ipda Teguh Santoso mengatakan, dugaan sementara, peristiwa tabrakan tunggal tersebut karena korban mengemudikan dalam kondisi mengatuk, sehingga saat melintas dilokasi kejadian korban tidak dapat mengendalikan kemudinya.
“Berdasarkan hasil olah TKP dilokasi kejadian,  tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas rem. Oleh karena itu, agar kasus serupa terulang lagi, kami menghimbau kepada para sopir, yang melintas di Jalur pantura Situbondo, untuk istirahat jika mengantuk,”ujar Ipda Teguh Santoso.(fat)



Loading Facebook Comments ...