Search

Sopir Truk Pengangkut Beras Kabur, Polisi Tetapkan Sebagai DPO 

Truk berisi beras yang akan digelapkan tengah diamankan petugas. (foto:fat)
Truk berisi beras yang akan digelapkan tengah diamankan petugas. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Setelah memeriksa sejumlah saksi, termasuk para kuli angkut, akhirnya penyidik pidana umum (Pidum) Polres Situbondo menetapkan Tohari (36), warga Kabupaten Malang, sebagai DPO Polres Situbondo, Jawa Timur.

Sebab, usai menjual beras kemasan merk fortune dengan total sekitar 20,9 ton, yang dijual dengan harga antara Rp.500 hingga Rp.7.000 perkilogramnya,  sopir truk fuso bernopol B 9205 SEU  milik PT Samudra Jaya Pratama itu langsung kabur.

Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo mengatakan, setelah memeriksa sejumlah saksi, dalam dugaan kasus penggelapan beras kemasan merk fortune,  akhirnya penyidik menetapkan sopir truk fuso, yakni Tohari sebagai DPO dalam kasus tersebut.

“Karena setelah menjual beras seberat 20,9 ton, Tohari  yang merupakan sopir truk fuso milik PT Samudra Jaya Pratama langsung kabur. Akibatnya, pemilik beras mengalami  kerugian materi  hingga  mencapai  Rp.240 juta lebih,”ujar Iptu Nanang Priyambodo, Selasa (26/3/2019).

Menurutnya, karena sopir truk fuso yang diduga sebagai  pelaku penggelapan beras seberat 20,9 ton itu, sudah ditetapkan sebagai DPO tertanggal 26 Maret 2019, sehingga pihaknya langsung  menyebar foto Tohari asal Kabupaten Malang, yang merupakan salah satu karyawan expedisi PT Samudra Jaya Pratama Malang  ke sejumlah Polres/Polres di Jawa Timur.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim gabungan antara Polsek Kendit dengan Resmob wilayah tengah Polres Situbondo, berhasil mengungkap dugaan penggelapan beras kemasan merk fortune seberat 20,9 ton lebih. Diduga aksi penggelapan itu dilakukan Tohari (36), selaku sopir truk box jenis bernopol B 9205 SEU.

Sayangnya, saat petugas berhasil mengamankan truk jenis fuso milik PT Samudra Jaya Pratama di Jalur Pantura Situbondo, tepatnya di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Situbondo, Tohari selaku sopir truk langsung kabur.

Selain itu,petugas gabungan juga berhasil mengamankan barang bukti beras kemasan merk fortune, dengan berat total kemasan seberat 5 ton lebih. Dengan rincian, dua ton beras berhasil diamankan saat akan diangkut dengaan mobil pikap milik Eko, sedangkan sebanyak tiga ton beras lebih yang lain, berhasil diamankan dari dua orang pembelinya.(fat)




Loading Facebook Comments ...