Search

Spesialis Curwan Asal Lumajang Ditembak Mati

Mayat YL, DPO spesialis pencurian hewan saat dilakukan otopsi di Kamar Jenazah RSUD Waluyo Jati Kraksaaan, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.(foto: dic)
Mayat YL, DPO spesialis pencurian hewan saat dilakukan otopsi di Kamar Jenazah RSUD Waluyo Jati Kraksaaan, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.(foto: dic)

Probolinggo, reportasenews.com – Empat tahun menjadi DPO, YL (35) spesialis pencurian hewan (curwan) asal Desa Ranu Bedali, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, ditembak mati petugas dari tim Buser Satreskrim Polres Probolinggo, Selasa (8/8) dinihari.

YL merupakan DPO sejak 2013 lalu. Ia ditangkap di rumahnya, setelah melakukan aksi kejahatannya di beberapa TKP di Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, bersama empat komplotannya. Sementara satu rekannya TH warga Kabupaten Probolinggo, telah berhasil diamankan. Sedangkan tiga lainnya masih DPO.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, pelaku YL dilumpuhkan, karena sempat melakukan perlawanan kepada petugas. Pelaku yang ditangkap di dalam rumahnya itu, juga sempat memukul petugas pada bagian mulut dan hidungnya hingga berdarah. Parahnya lagi, pelaku berupaya merampas senjata api petugas saat diminta untuk meyerahkan diri oleh petugas.

Untuk melindungi diri, sejumlah petugas akhirnya melepaskan tembakan ke arah pelaku. Pelaku mengalami luka tembak dibagian dada dan kaki kanan. Sebelumnya, pelaku YL dibawa ke RS Bhayangkara di Lumajang, karena luka yang harus dirawat intensif, maka pelaku dirujuk ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

”Pelaku tewas dalam perjalanan ke Probolinggo,” terang Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin, saat di kamar mayat RSUD Waluyo Jati, Selasa (8/8).

Dikatakan Kapolres Arman, saat diminta menyerah baik-baik oleh petugas, pelaku malah memukul anggota, dan bahkan berusaha merebut pistol anggota yang melakukan penangkapan. Selanjutnya, anggota mengeluarkan tembakan peringatan, namun tak diindahkan. Selanjutnya anggota melepaskan tembakan ke pelaku.

“Pelaku merupakan spesialis pencurian hewan di wilayah hukum Polres Probolinggo, pelaku melakukan aksi kejahatan di lima TKP di Kecamatan Tegalsiwalan. Empat tahun ia menjadi DPO. Setelah mendapat informasi warga tentang keberadaan pelaku, akhirnya kami menggerebek rumah pelaku,” tutur Arman.

Selanjutnya, mayat pelaku YL dibawa pulang oleh keluarganya ke Kabupaen Lumajang. Sementara tiga DPO lainnya, hingga saat ini masih dalam pengejaran Polres Probolinggo.(dic)




Loading Facebook Comments ...