Search

Suami Tega Bunuh Istrinya di Semak-Semak Tanpa Pakaian

Petugas Polres Singkawang tengah melakukan olah tempat kejadian perkara. (foto:ist)

Singkawang, reportasenews.com – Polres Singkawang berhasil menangkap pelaku pembunuhan seorang wanita, berinisial SL, yang mayatnya di temukan di semak – semak belakang Komplek BTN Melati, Jalan Adelia RT 008/ RW003 Kelurahan Naram Kecamatan Singkawang Utara, Senin (31/8/2020) pukul 11.15 WIB.


Tertangkapnya pelaku pembunuhan ini disampaikan Kapolres Singkawang, AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo, Selasa (1/9/2020) di Mapolres Singkawang di hadapan wartawan.

“Sesosok mayat wanita ini ditemukan warga di semak – semak belakang Kompleks BTN Melati. Berdasarkan olah TKP, dan kondisi mayat yang ditemukan, kami simpulkan ini bukan penemuan mayat karena kecelakaan namun akibat penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa korban,” beber Prasetiyo.

Prasetiyo mengatakan, barang-barang milik korban seperti pakaian dan sepeda motor matic Nmax merah warna merah dop KB 4917 YZ telah diamankan sebagai barang bukti. 

“Saat ditemukan, mayat korban tanpa busana dengan posisi telungkup terutama pada tubuh bagian bawah, berkelamin perempuan, usia diperkirakan 25 sampai 30 tahun, serta terdapat luka yang diduga luka tusuk benda tajam dirusuk sebelah kiri, luka sayat memotong dileher,” ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan, sekitar pukul 06.00 WIB berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang mana pelaku berinisial DP, yang juga berstatus suami korban. Motif pelaku, merasa sakit hati karena korban ada pria idaman lain.

“Pelaku merasa sakit hati, dan sering dicaci maki oleh korban. Dugaan ada unsur perencanaan karena pelaku sudah membawa senjata tajam yang dibawa saat dari rumah keluarga tersangka,” tegasnya.

Pelaku dijerat pembunuhan berencana dengan pasal berlapis seperti pasal 340 KUHP subsidier 338 dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

Sebelum meninggalkan korban dalam keadaan bernyawa, pelaku sengaja membuat jenasah korban seperti diperkosa atau diculik. Karena penemuan jenasah korban di semak-semak dan lingkungan sepi sementara saat kejadian cuaca cerah.

“Saat dilakukan visum, tidak ada mengarah adanya terjadi hubungan seksual sehingga diuji kembali mengenai kemungkinan motif-motif yang timbul,” tutur Kapolres. (das)




Loading Facebook Comments ...