Search

Tahun 2018, Angka Laka Lantas  di Situbondo Meningkat

Angka Kecelakaan lalu lintas di Situbondo  selama tahun 2018 mengalami peningkatan. (foto:fat)
Angka Kecelakaan lalu lintas di Situbondo selama tahun 2018 mengalami peningkatan. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Angka kecelakaan lalu lintas cenderung naik  di Jalur Pantura Situbondo, jika dibandingkan pada tahun sebelumnya.  Selama  tahun 2018 terjadi sebanyak 353  laka lantas, sedangkan pada tahun 2017 lalu, terjadi sebanyak 350 laka lantas di Jalur Pantura Situbondo.

Menariknya, meski terjadi kenaikan laka lantas sekitar 0,8 persen, namun korban  tewas akibat laka lantas di Jalur Pantura Situbondo justru menurun hingga mencapai 4 persen. Pada tahun 2017 lalu, korban tewas sebanyak  128 orang. Sedangkan  untuk tahun 2018 korban tewas sebanyak 123 orang.

Selain itu, korban yang mengalami luka berat (LB) akibat laka lantas juga menurun. Pada tahun 2017 lalu, korban luka berat (LB) sebanyak 104 orang, sedangkan pada tahun 2018 sebanyak 24 korban yang mengalami luka berat (LB).

“Sedangkan  korban yang mengalami luka ringan (LR) naik dari tahun sebelumnya. Untuk tahun 2017, korban yang mengalami luka ringan (LR) sebanyak 435 orang, sedangkan pada tahun 2018, tercatat sebanyak 477 orang yang mengalami luka ringan (LR),”ujar Kasatlantas Polres Situbondo AKP Hendrix K Wardhana, Kamis (27/12/2018).

AKP Hendrix K Wardhana  menambahkan, untuk kerugian materi (Kermat) akibat laka lantas yang terjadi di Jalur Pantura Situbondo itu, justru  menurun hingga mencapai 28 persen.”Untuk tahun 2017 lalu, jumlah kerugian materi mencapai Rp.902 juta lebih, sedangkan untuk tahun 2018, kerugian materi hanya sebesar Rp. 651 juta lebih,”bebernya.

Pria yang akrab dipanggil Henri menambahkan,  khusus untuk pelanggaran lalu lintas tahun 2018 tetap didominasi pelanggaran surat-surat yang mencapai 4.943 kasus. Berikutnya pelanggaran helm sebanyak 1.804 kasus, rambu-rambu sebanyak 1.082 kasus dan lain-lain sebanyak 3.038 kasus. Termasuk penggunaan peralatan motor yang tidak standar, seperti knalpot brong.(fat)




Loading Facebook Comments ...