Search

Tangis Haru Lepas Pemakaman Alfiani, Pramugari Lion Air JT 610

Suasana saat proses pemberangkatan jenazah ke pemakaman. (foto:hap) 
Suasana saat proses pemberangkatan jenazah ke pemakaman. (foto:hap) 

Madiun, reportasenews.com – Duka dan tangis menyelimuti rumah duka Alfiani yang merupakan korban jatuhnya pesawat lion air JT 610 di perairan Karawang dua pekan lalu.

Rumah duka yang berada di dusun gantrung desa mojorejo kebonsari Kabupaten Madiun Jawa Timur (14/11/2018), pecah tangis setelah kedatangan mobil ambulance yang membawa almarhumah Alfiani, yang merupakan salah satu crew cabin pesawat lion, bertugas sebagai pramugari.
Pada saat diturunkan jenazah almarhumah, ibu korban sukartini menagis histeris, karena si mata wayang nya yang telah tiada dalam melaksanakan tugas.
Sukartini juga tak rela jika almarhum harus meninggal kan ibu nya selama lamanya. ” alfi kenapa kamu meninggalkan ibu nak…?” ucap sukartini berkali kali sambil memeluk peti jenazah.
Setelah berhasil di identifikasi dan sesuai dengan identitas korban, team dvi yang berada di Jakarta langsung menerbangkan dan menyerahkan kepihak keluarga.
Penyerahan jenazah, oleh pihak kepolisian serta pihak lion air ke rumah duka, berlangsung sesuai prosedur dan dapat dikebumikan di tempat daerah masing masing.
Setelah diterima pihak keluarga, para tak iyah melakukan sholat jenazah, dan  melanjutkan mengantarkan jenazah ke peristirahatan terakhir.
Rumah duka yang dipadati sanak family, tetangga dan para rekan kerja serta teman sekolah almarhumah, merasa sangat kehilangan Alfiani, karena semasa hidup sangat baik sekali.
Mewakili pihak keluarga, kepala desa morejo, mustakim menyampaikan terima kasih banyak  kepada warga semua dan pihak terkait, atas ditemukan jenazah Alfiani untuk bisa di makam kan di tempat asalnya, dan meyakini bahwa almarhumah telah meninggal syahid dalam bertugas. (hap)



Loading Facebook Comments ...