Search

‘Telisik Hati’ Ajak Pembacanya Tetap Bersyukur, Meski Cobaan dan Ujian Terus Menggempur

Screenshot_2018-12-03-10-40-41

Judul Buku: Telisik Hati: Ladang                               Inspirasi di Kala                                     Gelisah Menghunjam                           Sanubari

Penulis        : Didik Hendriyono, S.Pd

Tata Letak   : Agus Ibrahim

Design Cover: Hakam

Ukuran           : 12,5 x 19,5 cm

Cetakan Pertama: November 2018

Diterbitkan     : Penerbit Mitra Karya

Sedahsyat apapun cobaan dan ujian yang menimpa kita, jangan sampai membuat diri kita gelisah, putus asa, apalagi gelap mata.Yakinlah, di balik cobaan bertubi-tubi, di balik ujian mendera tanpa henti, Allah telah mempersiapkan yang terbaik untuk kita. Percayalah, cobaan dan ujian yang terus mengalir adalah gelombang takdir sebagai wujud betapa Allah sangat mencintai hamba-Nya. Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan memberi mereka cobaan.Barang siapa yang ridho (terhadap cobaan tersebut), maka baginya ridho Allah dan barang siapa yang marah (terhadap cobaan tersebut), maka baginya murka-Nya”. (HR. At Tirmidzi)
Sabda Rasulullah SAW tersebut begitu gamblang menunjukkan kepada kita bagaimana cara merengkuh cinta Allah dari serentetan cobaan dan ujian yang kita hadapi saat ini. Hanya ada dua pilihan, jika kita ridho, sabar, dan ikhlas atas berbagai cobaan yang menimpa kita, maka Allah dengan Rahman Rahim-Nya akan memberikan ridho-Nya kepada kita. Namun sebaliknya, jika cobaan itu membuat kita putus asa, tidak terima, bahkan marah kepada Sang Pencipta, maka jangan salahkan Allah jika menurunkan murka-Nya kepada kita.
Setidaknya, begitulah yang ingin disampaikan penulis kepada para pembacanya lewat sebuah buku yang berjudul “Telisik Hati: Ladang Inspirasi di Kala Gelisah Menghunjam Sanubari”. Lewat ‘Telisik Hati’ ini, penulis ingin mengajak siapa saja yang saat ini tengah menghadapi berbagai cobaan hidup untuk bangkit, berpikir positif, dan selalu berprasangka baik kepada Allah, hingga Allah memberikan yang terbaik untuk kita, karena hanya Allah lah yang Maha memberikan kebaikan kepada seluruh hamba-Nya.
Jujur, buku ‘Telisik Hati’ ini sesungguhnya lahir di tengah kegelisahan akut yang dirasakan penulis ketika harus bertarung dalam pergulatan hidup. Sungguh, cobaan dan ujian yang datang silih berganti membuat penulis terseok-seok, jatuh bangun, bahkan nyaris terkapar tak berdaya.
Sebuah perjalanan hidup yang dipenuhi gempuran gelombang takdir yang hingga kini belum berakhir, sengaja penulis bukukan dalam ‘Telisik Hati’ agar menjadi ladang inspirasi bagi kita semua di kala gelisah menghunjam sanubari. Buku sederhana ini mengajak kita semua mengubah gelisah yang bergelayut dalam jiwa menjadi kekuatan doa melalui goresan telisik hati peneduh kalbu. Sebab, sejauh-jauhnya kita berlari, di mana pun kita bersembunyi, dan sekuat apapun kita menghindari, cobaan dan ujian itu akan tetap selalu menghampiri. Maka, tak ada jalan lain, kecuali kita harus menghadapinya. Jangan biarkan cobaan dan ujian seberat apapun menghancurkan hidup kita.
Sungguh, selama roda kehidupan terus berputar, cobaan dan ujian tidak akan pernah berhenti mendera kita. Bagi hamba Allah SWT yang beriman, hidup adalah ujian. Selama kita masih hidup, selama itulah kita diuji oleh Allah.Semakin berat ujian kita, semakin besar peluang kita untuk mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya. Karena di balik cobaan dan ujian itu tersembunyi hadiah istimewa dari Allah SWT. Untuk itu, mari kita hadapi cobaan dan ujian hidup ini dengan ikhlas, sabar, dan tawakal. Mari kita bangkit seraya berucap dengan kesungguhan hati Fa Inna Ma’al Usri Yusra…… Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Lebih-lebih Rasulullah SAW telah bersabda, “Tidak ada seorang muslim yang ditimpa gangguan semacam tusukan duri atau lebih berat daripadanya, melainkan dengan ujian itu dihapuskan Allah SWT perbuatan buruknya serta digugurkan dosa-dosanya sebagaimana pohon kayu yang menggugurkan daun-daunnya. (HR. Al-Bukhari).
Semoga buku ‘Telisik Hati’ ini mampu menyalurkan energi positif kepada kita semua agar pandai berhusnudzon pada Sang Kholiq atas berbagai cobaan dan ujian hidup yang tengah kita hadapi saat ini. Ingatlah, sebuah musibah yang membawa kita semakin dekat kepada Allah itu lebih baik daripada nikmat yang membuat kita semakin menjauh dari Allah.Ya Allah, jangan biarkan kami berpaling dari-Mu. Tak peduli seberapa berat cobaan dan kesulitan yang Engkau berikan, biarkan kesulitan ini membuat kami menjadi seorang hamba-Mu yang lebih baik, sabar, dan ikhlas kepada-Mu. Akhirnya, mari kita bersama-sama memohon kepada Allah agar menjadikan kita semua sebagai hamba-hamba-Nya yang lulus dari berbagai cobaan dan ujian hidup ini. Aamiin ya mujibas sailin…!!! (*)



Loading Facebook Comments ...