Search

Terkena Gendam, Sepeda Motor Pelajar Raib 

ilustrasi. (istimewa)
ilustrasi. (istimewa)
Situbondo,reportasenews.com – Kasus tindak kriminal dengan modus gendam terjadi pada awal bulan Ramadlan, dengan korban salah seorang siswa SMK Pelayaran Banyuwangi. Ia adalah Erfan Amin (16), asal Desa/Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, Kamis (17/5).
Saat ini, kasus tindak kriminal dengan modus gendam tersebut dilaporkan ke Mapolres Situbondo. Dalam laporannya korban mengaku kehilangan sepeda motor dan STNK sepeda motornya. Selain itu, korban juga mengaku kehilangan ponsel merk oppo tipe neo 7, dan uang tunai ratusan ribu.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Pada saat perjalanan pulang dari Banyuwangi menuju rumahnya di Desa/Kecamatan  Banyuglugur. Namun, saat melintas di jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo mendadak hujan mengguyur kawasan Kota Situbondo, sehingga korban terpaksa berhenti di salah satu warung untuk makan sambil menunggu hujan reda. Usai makan, korban langsung melanjutkan perjalanannya.
Namun apa yang terjadi, belum jauh meninggalkan warung makan korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat Nopol P 6922 FR itu merasa ada orang yang membuntuti dengan mngendarai sepeda motor. Sesampainya di TKP tepatnya disebelah barat pusat oleh-oleh, korban berhenti untuk memastikan siapa dua orang yang selalu membuntuti. Tanpa diduga, dua orang tak dikenal itu langsung menepuk punggung korban.
Saat itu juga korban merasa tak sadarkan diri dan memberikan semua barangnya yang diminta kedua pelaku. Korban baru sadar sekitar lima  jam kemudian. Begitu tahu barangnya dibawa kabur pelaku, korban melalui ponsel pemilik warung menghubungi orang tuanya. Tak lama setelah itu orang tuanya datang dan langsung melaporkan kejadaian tersebut ke mapolres Situbondo.
Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan modus gendam atau hipnotis, sehingga mengakibatkan korban mengalami kerugian belasan juta rupiah.
“Agar kasus serupa tidak terulang lagi, saya menghimbau kepada warga Situbondo agar hati-hati kepada orang yang baru dikenalnya,”kata Iptu Nanang Priyambodo.(fat)



Loading Facebook Comments ...