Search

Terlalu, Bocah 6 Tahun Ini Jadi Korban Nafsu Bejat Tetangganya

Foto ilustrasi (istimewa)
Foto ilustrasi (istimewa)

Probolinggo, reprotasenews.com – Kelakuan Ahmad Muzamil (22) warga Desa Temenggungan, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, ini sungguh sangat keterlaluan. Pasalnya, NI (6) yang masih tetangganya ini, menjadi korban pemerkosaan akibat nafsu bejatnya.

Peristiwa yang terjadi pada 4 November 2017  lalu itu, baru dilaporkan oleh pihak keluarga NI, setelah NI bercerita pada keluarganya, kalau pelaku Ahmad Muzammil, telah menggagahinya, di rumah teman pelaku, yang tak jauh dari rumah korban.

Keluarga korban melaporkan pelaku pada Jumat (10/11) ke Unit Pelayanan Perempuan dan anak (PPA) Polres Probolinggo. Sedangkan korban NI dilakukan visum di rumah sakit Waluyo Jati Kraksaan, dan dilakukan perawatan medis.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi saat korban, bermain ke rumah teman seusianya yang tak jauh dari rumah korban. Saat itu juga korban diiming-imingi untuk mendatangi rumah Kholik (17) rekan pelaku.  sekitar beberapa menit pelaku menyusul korban ke rumah Kholik.

Dirumah Kholik, itulah pelaku AM tak tega melihat kecantikan korban karena nafsu bejatnya itu. Yang selanjutnya, pelaku AM  menarik dan mendorong NI ke sebuah kamar dan menggagahi korban.

Bripka Isyana Reny Antasari, Kanit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Satreskrim Polres Probolinggo, mengungkapkan sekitar pukul 12.30 WIB, pelaku menyuruh korban datang ke rumah rekannya itu. Korban yang mesih tidak mengerti apa-apa, langsung mengiyakan ajakan pelaku karena sebelumnya telah diiming-imgingi oleh pelaku.

“Kesempatan itulah yang dimanfaatkan oleh pelaku melampiaskan nafsunya kepada korban. Pihak keluarga melaporkannya ke PPA, karena tidak terima perlakuan pelaku terhadap putrinya itu. Setelah pelaku berhasil diamankan, akhirnya kami melakukan penyidikan,”terangnya, Sabtu (11/11).

Lebih lanjut, Polwan cantik ini mengungkapkan, saat ini Kholik, juga periksa sebagai saksi. Hingga kini pihaknya masih melakukan pengembangan atas kasus ini.(dic)




Loading Facebook Comments ...