Search

Tes Kesehatan, Balon Cagub JOSUA Agar Ada Transparansi Dalam Setiap Hasil

Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gebernur Papua, John Wempi Wetipo dan Habel Melkias Suwae (JOSUA) saat berada di RSUD Dok II  Jayapura. ( foto : riy)
Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gebernur Papua, John Wempi Wetipo dan Habel Melkias Suwae (JOSUA) saat berada di RSUD Dok II Jayapura. ( foto : riy)

Jayapura, reportasenews.com – Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gebernur Papua, John Wempi Wetipo dan Habel Melkias Suwae (JOSUA), sangat santun dihadapan masyarakat pengunjung di RSUD Jayapura  saat mengikuti tahapan tes kesehatan dalam Pilgub di Papua periode 2018-2023.

Terlihat kedua pasangan Bakal Calon ini kerap menyapa sambil bersalaman dengan masyarakat yang ikut mengungunjungi keluarganya di RSUD Jayapura, pada Jumat (12/1/2018).

Kurang lebih selama lima jam, keduanya pasangan JOSUA ini berpindah-pindah ruangan untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis dilakukan  delapan belas item dengan ditangani 14 Dokter Ahli yang merupakan anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Dimana pemeriksaan dimulai  dari pemeriksaan pemeriksaan, Anamnessa (TB, BB, TTV), pengambilan sampel darah di laboratorium, VCT, USG, Thorax Foto, Mata, THT, Gigi dan Mulut, Neurologi, Bedah Umum, Bedah Ortopedi, Urologi, Paru, Penyakit Dalam, Obsgyn, Kardiologi, Himpsi dan sekitar pukul 15.30 WIT, secara bersamaan keduanya mengikuti Psikiatri.

Koordinator Tim Medis dari IDI, dr. Donald Arongger mengungkapkan, terdapat 18 kriteria pemeriksaan yang dilakukan tim medis untuk pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubenrur Papua.

“Kami kerahkan sekitar kurang lebih 40 orang tim dokter, dalam pemeriksaan. 14 diantaranya merupakan dokter ahli. Mereka telah Track Record yang berpengalaman di bidang mereka masing-masing,” ungkapnya saat ditemui di RSUD Jayapura.

Bakal Calon Gubernur Papua, John Wempi Wetipo mengatakan, tes kesehatan yang dilakukan di RSUD Jayapura sudah dipersiapkan oleh dengan baik, terutama berpuasa.

“Tadi malam saya sudah mempersiapakan diri dengan berpuasa, saya yakin tes kesehatan hari ini lolos tanpa ada gangguan dan mudah-mudahan tidak ada hambatan sehingga hasil tak mengecewakan,” katanya disela-sela mengikuti tes kesahatan.

Meski cukup melelahkan, Wempi mengaku merasa tak ada hambatan saat dilakukan pemeriksaan. “ Ini berkat Tuhan sehingga saat pemeriksaan diberikan kekuatan kepada saya dan juga kepada pak HMS selaku calon Wakil saya untuk maju sebagai Gubernur dan Wakil gubernur,” katanya.

Untuk itu, Wempi yang masih aktif sebagai Bupati Jayawijaya ini menyampaikan terimakasih kepada Tim Medis dan juga kepada Direktur RSUD Jayapura yang menyiapkan tempat dan fasilitas, begitu juga kepada KPU Provinsi Papua yang telah menyiapkan dokter ahli dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Namun ia berharap agar hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter ahli mendapatkan hasil secara transparan tanpa ada intervensi dari siapapun.

Sementara itu,  Bakal calon Wakil gubernur Papua, Habel Melkias Suwae menyampaikan, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan merupakan hal yang biasa.

Pasalnya, mantan bupati dua periode ini sudah berpangalaman dalam mengikuti tes kesehatan pada pemilihan kepala daerah.

“ kalau sehat, kenapa kita ragu. Kan  satu periode lalu saya maju sebagai Gubernur Papua, dan saya sudah tes  kesehatan dan hasil baik. Jadi biarkan tim medis bekerja dan hasil kita serahkan kepada mereka,”  akunya.

Ditempat yang sama, Direktur RSUD Jayapura, drg. Aloysius Giay mengatakan,  tes kesehatan  terhadap balon Gubernur dan wakil Gubernur Papua ini dilakukan secara independen oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

“Pada prinsipnya kami hanya memfasilitasi, baik tempat maupun alat medis. Hasil akan ditentuka  oleh tim IDI,” kata Aloysius dalam keteranga  persnya disela sela tes kesehatan Balin Gubernur Papua dan Wakil Gubernur Papua.

Aloysius menjelaska, dalam pemeriksaan ini ada 18 item salah satunya, tes radiologi, jantung, darah dan lai  sebagainya.

“Semua dokter sudah disiapkan dan hasilnya akan diputuskan oleh tim IDI. Mereka itu dokter Ahli,” paparnya.

Bahkan, Aloysius berjanji tidak akan interfenai terhadap para dokter yang diberikan tugas untuk melakuka  peneriksaan tes kesehatan  terhadap para dokter ahli. “Saya sendiri belum tentukan hasil pemerikasaan itu,” paparnya. ( riy )




Loading Facebook Comments ...