Search

Tiga Kurir Sabu Dikendalikan Tahanan Dibekuk BNNP Kalbar

Polisi kawal salah satu kurir sabu yang ditangkap BNNP Kalbar dengan barang bukti 3 kg sabu yang dibungkus dengan kemasan teh hijau Cina dari Malaysia (foto. das)

Pontianak, reportasenews.com – BNPP Kalimantan Barat yang dipimpin Kombes Pol Ade Yana Supriyana kembali menangkap tiga kurir narkoba yang dikemas dalam teh China asal Malaysia.

Tiga kurir narkoba ini dikendalikan RM, seorang tahanan di Rumah Tahanan Kelas II A Pontianak, dan seseorang berinisial RD, yang kini masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Pengungkapan ini terjadi pada Kamis (11 Februari 2021) pukul 17.00 WIB di depan Kantor Polsek Tayan Hulu Jalan Bardan, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Informasi berawal dari Senin (8 Februari 2021) tim gabungan Bidang Berantas BNNP Kalbar dan Bea Cukai Kalbar tentang masuknya narkoba dari Malaysia melalui pos lintas batas negara Entikong, Kabupaten Sanggau.

Pelaku diendus oleh petugas masuk pada pukul 17.00 WIB dibantu Polsek Tayan Hulu melakukan penangkapan terhadap tersangka Bojes, didapat 3 paket sabu.

Dari pengembangan, didapat tersangka lainnya berinisial Jek.Dari dua orang ini diketahui paket tersebut didapat dari seorang berinisal RR. RR kemudian dibekuk di dalam sebuah penginapan di Balai Karangan, dan diamankan satu paket kecil sabu.

Ia ternyata dikendalikan seorang tahanan berinisial RM, di Rutan Kelas II A Pontianak untuk membawa sabu dengan upah Rp 10 juta per kilogramnya dan baru menerima Rp 20 juta.

Sementara Bojes dan Jek dijanjikan dapat Rp 8 juta dan baru menerima upah sebesar Rp 3 juta. Dua unit kendaraan berupa mobil Datsun Go warna abu abu dan Toyota Inova Reborn disita.

Selanjutnya, tim BNNP Kalbar melakukan pengujian sampel sabu dan dilanjutkan dengan pemusnahan sabu-sabu yang disita berjumlah 3 kg dengan mesin incenerator.

Jaringan terputus inilah yang menyulitkan petugas mengungkap aktor dibelakang aksi penyelundupan narkoba. (das)




Loading Facebook Comments ...