Search

Tiga Pasangan Mesum, Terjaring Razia Pekat Jelang Ramadan

Tiga pasangan terjaring operasi penertiban penyakit masyarakat yang digelar serentak menjelang datangnya Bulan Ramadan.(foto:das)
Tiga pasangan terjaring operasi penertiban penyakit masyarakat yang digelar serentak menjelang datangnya Bulan Ramadan.(foto:das)

Melawi, Reportasenews.com – Tiga pasangan terjaring operasi penertiban penyakit masyarakat yang digelar serentak menjelang datangnya Bulan Ramadan.

Tiga pasangan tanpa surat nikah yang sah ini terjaring razia pekat yang digelar Polres Melawi, Jumat (11/5) malam.

“Operasi penyakit masyarakat ini untuk menumbuhkan situasi kamtibmas yang kondusif di lingkungan masyarakat, karena operasi ini mengedepankan penindakan, diharapkan dapat memberikan efek deferent dan terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai serta tentram menjelang bulan suci Ramadhan,” kutip  Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, dalam siaran persnya yang diterima redaksi Reportasenews.com, Sabtu (12/5).

Kegiatan diawali dengan apel cek kekuatan yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Melawi AKP Sofyan, didampingi Kasat Sabhara AKP Nono Partoyuwono, dan Kasubbag Bin Ops Bag Ops Polres Melawi AKP Harsono.

Untuk memudahkan operasi dan informasi razia tidak bocor, Kabag Ops AKP Sofyan membagi personil menjadi 3 regu dengan sasaran masing-masing bergerak pada target yang telah ditentukan serta sesuai dengan CB ( cara bertindak ) yang sudah ditekankan pada saat Latihan pra operasi.

Petugas kemudian bergerak  melakukan penyisiran ke sejumlah lokasi yang rawan tindak kriminalitas termasuk Kawasan penginapan dan kos-kosan yang kerap disalahgunakan pengunjung untuk berbuat asusila di Kabupaten Melawi.

“Kami telah mengamankan 3 pasang muda – mudi tanpa pernikahan yang sah serta tidak bisa menunjukkan tanda pengenal atau identitas pribadi.Tiga  pasangan tersebut ditemukan berada dalam satu kamar dengan pasangannya masing-masing,” beber Kabag Ops Polres Melawi, AKP Sofyan.

Identitas dari 3 pasangan yang terjaring tersebut yaitu BK (31) laki-laki, wiraswasta, alamat Desa Tanjung Niaga dengan pasangannya Ni (20) perempuan, tidak bekerja, alamat Desa Nanga Kompi. Pasangan kedua IFH (22) laki-laki, swasta ( kerja mebel ), alamat Desa Sidomulyo dengan pasangannya LM (27) perempuan, tidak bekerja, Desa Nanga Kayan, serta pasangan terakhir Am (17) laki-laki, swasta, alamat Desa Sui Labuk ditemukan dengan pasangannya Ar (18) perempuan, pelajar, alamat Desa Nanga Kempangai.

“Dari 3 pasang muda-mudi tersebut, kami amankan ke Pos Lantas, setelah diberikan pembinaan serta teguran. Teguran lisan maupun tertulis telah disepakati oleh 3 pasangan tersebut untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama,” tegas dia.

Tiga pasangan yang tertangkap ini, hanya dikenakan sanksi  tindak pidana ringan ( Tipiring ), dan telah diperbolehkan pulang ke rumah sesuai  kesepakatan agar tidak mengulangi perbuatanya kembali. (das)




Loading Facebook Comments ...