Search

Tim Opsnal Satreskrim Polres Lumajang Tangkap Pengedar Pil Koplo

Tersangka dan barang bukti yang berhasil diamakan petugas satreskoba Polres Lumajang. (foto:ist)
Tersangka dan barang bukti yang berhasil diamakan petugas satreskoba Polres Lumajang. (foto:ist)

Lumajang,reportasenews.com –  Tim Opsnal Satresnarkoba berhasil menangkap seorang pengangguran yang menjadi penjual obat obatan terlarang untuk mencukupi kebutuhan, Kamis (14/02).   Hefni Rafsanjani (25) warga Dusun Kebonan Desa Banyuputih Kidul Kecamatan  Jatiroto Kabupaten Lumajang nekad menjual obat-obatan terlarang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Tersangka Hefni ditangkap di rumahnya pada Hari Rabu Tanggal 13 Februari 2019 sekitar Jam 19.30 WIB. Dari tangan tersangka polisi berhasil menemukan barang bukti  pil koplo sejumlah 164 butir pil warna putih logo ‘Y’ serta uang hasil penjualan sebesar Rp. 75.000. Untuk pengembangan lebih lanjut tersangka beserta barang bukti  segera  diamankan di Mapolres Lumajang untuk dimintai keterangan.

Kapolres Lumajang AKBP  Muhammad Arsal Sahban  menegaskan “tersangka Hefni tertangkap tangan memiliki pil Koplo dengan maksud untuk diedarkan kepada orang lain. Pil koplo masuk dalam golongan obat-obatan anti cemas, dan golongan anti insomnia, yang disalahgunakan. Dalam arti dipakai secara ngawur, tidak sesuai aturan dokter. Pil Koplo mampu membuat seseorang menjadi labil, mudah marah, daya ingat menurun, bicara kaku, dan jalan sempoyongan” Ujar Arsal

Kasat Resnarkoba AKP Priyo Purwandito SH juga mengungkapkann “Kami sedang mendalami dari mana tersangka Hefni mendapatkan Pil Koplo tersebut. Kami akan terus mengungkap sampai akar-akarnya sesuai dengan Kebijakan Bapak Kapolres agar tidak ada lagi penggunaan Narkoba di lumajang, karena dapat merusak generasi muda kita” ujarnya.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 197 sub 196 UURI no 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal selama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). (Tjg)




Loading Facebook Comments ...